Kota Batu, Delikjatim.com – Relawan Pegiat Sosial yang tergabung dalam satgas Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Batu melakukan langkah antisipasi pra bencana di kawasan Perhutani Pusung Buntung Glagah Wangi Kota Batu Jawa Timur. Minggu (05/9/2021).

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (04/9/2021) oleh relawan Tagana Kota Batu ini merupakan salah satu langkah Mitigas guna mengurangi resiko bencana, sebagaimana dijelaskan dalam pasal 1 ayat 6 Peraturan Pemerintah Nomer 21 Tahun 2008 tentang Mitigasi, dan UU no. 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana.

Dalam kaitannya, relawan tagana Kota Batu melalui koordinator dan wakilnya melakukan koordinasi kepada pihak-pihak terkait sebelum dilakukan langkah antisipatif guna menghadapi musim penghujan, dengan tujuan pengurangan resiko bencana.

Indra Tri Aryono, wakil koordinator tagana Kota Batu mengatakan, mengingat daerah Batu merupakan daerah yang rawan bencana lonsor dan banjir bandang maka, kami bersepakat melakukan Perawatan Pohon di Wilayah Penopang Tadah Hujan, yakni di Kawasan Perhutani Pusung Buntung Glagah Wangi.

Disentil soal persiapan kegiatan Indra memaparkan, “Langkah persiapan kegiatan ini yaitu pengkondisian Korlap di setiap Kecamatan, Pengecekan peralatan, yang kemudian kami lanjutkan dengan kontroling tanaman yang pernah ditanam sebelumnya hingga pada perawatan pohon dan pengecekan area tadah hujan” Ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah implementasi mitigasi, selain kontroling dan perawatan pohon, juga dlakukan pemetaan daerah rawan bencana longsor dan banjir.

“Setelah itu kami dalam hal ini TIM MANAGEMENT TAGANA KOTA BATU akan menindaklanjuti hasil kegiatan dari masing-masing laporan Korlap per kecamatan untuk mengambil langkah berikutnya” Jelas Indra.

“Pohon yang kami kontrol dan rawat ini sebagian besar adalah pohon yang kami tanam sendiri pada saat kegiatan HUT TAGANA yang kami selenggarakan pada tahun lalu” Indra menambahkan.

Pada kegiatan tersebut, pengurus harian Tagana Kota Batu juga menyerahkan almamater baju kepada sejumlah Tagana Muda (TAGMUD)

Sementara itu, Koordinator tagana Kota Batu yang familier dengan sapaan Simon menuturkan, menghadapi musim penghujan pada akhir tahun ini, tagana Kota Batu eksis pada upaya antisipatif Pra bencana.

“Saya pompa semangat kawan-kawan tagana agar dapat mengekspresikan wawasannya terhadap penanggulangan bencana menjelang musim hujan” tutur Simon.

Dilanjutkan Simon, mengingat daerah Kota Batu tingkat kerawanan bencananya adalah longsor dan banjir bandang maka, melalui koordinasi dan komunikasi yang inten kami lakukan, selanjutnya disepakati untuk melakukan upaya pengurangan resiko bencana yang kami aplikasikan melalui kegiatan kali ini.

“Apa yang kami lakukan ini diharapkan dapat meminimilir resiko bencana yang akan ditimbulkan” Pungkasnya. (Syaiful).

Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here