Surabaya, Delikjatim.com – Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melakukan kegiatan pembinaan kepada relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), di Aula gedung B kantor Dinsos Jatim, Jl. Kebonsari 56 B Surabaya, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Linjamsos PSKBA Moehammad Anas, di dampingi Staf PSKBA dan koordinator Tagana Provinsi Jatim Twi Adi. koordinator dan petugas posko tagana kabupaten dan kota se Jawa Timur, serta FK. Tagana Provinsi Jatim.

Dalam kegiatan tersebut, tagana Jatim mendapat arahan dan penjelasan terkait BPJS Tenaga Kerja (BPJS TK).

Sementara dalam sambutannya, Moehammad Anas menghimbau, agar Tagana Jatim selalu siap siaga membantu dan melayani masyarakat yang terdampak bencana.

“Selain itu, kita juga perlu melakukan inovasi gerakan sosial yang lebih berfokus pada kondisi lingkungan kita” tuturnya.

Dinsos Provinsi Jatim melalui bidangnya melakukan pendataan Lansia sebatang kara se Jawa Timur, lanjut Anas.

Dalam hal ini, tagana akan diminta membantu melakukan identifikasi kelayakan tempat tinggalnya.

“Nantinya dari data-data yang ada, kami akan minta bantuan tagana untuk melakukan identifikasi kelayakan. Dalam artian, mana tempat tinggal lansia tersebut yang sangat tidak layak huni, untuk selanjutnya kita lakukan perbaikan, sehingga mbah – mbah kita bisa tinggal di tempat yang layak” terangnya.

Lebih lanjut Anas mengatakan, bahwa yang perlu dipahami bersama adalah, hal ini bukan sebuah kegiatan, namun lebih tepatnya adalah gerakan. Bedanya adalah, kalau kegiatan itu identik dengan anggaran, tapi kalau gerakan tidak bergantung pada anggaran, jelasnya.

Di penghujung sambutannya, Moehammad Anas menyinggung tentang hari jadi Jawa timur pada Oktober bulan depan. Menurutnya, hal ini identik dengan acara seremoni yang di pimpin langsung oleh Gubernur.

Pihaknya akan mengusulkan penghargaan kepada Gubernur sebagaimana tahun sebelumnya.

Tahun ini kami akan mengusulkan penghargaan terhadap kegiatan Dapur Umum terlama, ungkap Anas.

“Untuk sementara yang masuk dalam catatan kami terkait pelaksanaan DU terlama yaitu di Probolinggo dan Tulungagung” kata Anas.

Dalam konteks ini, yang jadi prioritas untuk di usulkan penghargaan kepada Gubernur pada hari jadi Jawa Timur bulan depan adalah, kegiatan atas nama wilayah kabupaten dan kota, tutup Anas. (Syaiful).

Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here