Surabaya, Delikjatim.com – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jatim Dr Alwi meresmikan cafe Tagana Teman Masyarakat (TTM) yang berada di kompleks kantor Dinsos Jatim, Jl Gayung Kebonsari Nomor 56 B Surabaya.

Sebelum Cafe TTM ini, kabupaten Tuban merupakan embrio perdana perilisan hal serupa dengan tema yang berbeda, yakni “Kopi Kemanusiaan”, yang di prakarsai oleh Tagana Kabupaten Tuban pada Tahun 2018.

Ide Brillian ini muncul dan di launching sebelum terjadinya bencana gempa yang melanda NTB kala itu. Walhasil, kegiatan ini mampu meraup dana dari berbagai sumber yang bernilai ratusan juta rupiah

“Kami menggunakan mobil DU yang kami sulap menjadi Cafe keliling yang dijalankan oleh teman-teman Tagana. Selain menjajahkan kopi pada setiap event, kami juga mensosialisasikan tentang kebencanaan dan mengedukasi mereka sambil nyeruput kopi. Hal lainnya, Kopi kemanusiaan ini juga dimaafaatkan untuk menjalin kerjasama dan membangun jejaring sosial” tutur koordinator Tagana kabupaten Tuban Mokh. Zaenuri ketika di wawancara media delikjatim (24/9).

Dilanjutkan Zaenuri, dari kopi kemanusiaan ini kami mendapat kepercayaan dan empati yang tinggi dari jejaring dan masyarakat, sehingga ketika kami bergerak untuk membantu kebencanaan mereka berbondong-bondong berdonasi.

“Jadi pada kejadian gempa di NTB Tahun lalu, kami salurkan dana bantuan berupa uang dan logistik, nilai uangnya 210 juta rupiah, sedangkan logistik senilai 84 juta rupiah, belum termasuk yang kami donasikan ke bencana Palu Donggala, dan semua itu terakomudir lewat gerakan Kopi Kemanusiaan” tutup Zaenuri.

Peresmian yang dilakukan pada Jumat (24/9) ini juga dihadiri Sekretaris Dinsos Jatim Restu Novi Widiani, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Moehammad Anas bersama staf, Kepala UPT di lingkungan Dinsos Jatim, dan FK. Tagana Jatim.

Kadinsos Alwi pada sambutannya mengatakan bahwa, cafe ini bukan cafe biasa, cafe ini merupakan inovasi Tagana yang dijadikan ajang berbagi dan meningkatkan semangat pengabdian serta peningkatan profesionalisme tagana.

“Ke depan, tempat ini juga akan menjadi lokasi untuk sosialisasi mitigasi dan penanggulangan bencana,” Tuturnya.

Sementara, Restu Novi Widiani menambahkan, cafe Tagana Teman Masyarakat (TTM) akan bekerja sama dan membangun jejaring dengan usaha kecil milik masyarakat.

“10 persen laba yang diperoleh cafe TTM dan jejaring akan di donasikan untuk layanan sosial, termasuk untuk membantu lansia yang hidup di rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Selanjutnya, Sekdinsos Jatim menyerahkan papan nama Cafe TTM kepada Kadinsos Jatim, kemudian olehnya diserahkan pada Tagana Utama Priyo Prasojo. Disusul acara berikutnya, penyerahan handytalkie dari Tagana Utama kepada Kadinsos Jatim guna kemudahan koordinasi langsung ke Tagana Jatim, dan pengumpulan donasi yang didukung oleh Kadinsos Jatim serta para Kepala UPT di lingkungan Dinsos Jatim.

Usai peresmian, Kabid Linjamsos Moehammad Anas mengatakan, selama ini kegiatan tagana dominan pada tanggap darurat dan di mitigasi. untuk pengembangan tagana didalam implementasi layanan dan dukungan psikososial dibutuhkan support. Karenanya, tagana kedepan melalui Cafe TTM ini membuat jejaring baik melalui usaha online maupun usaha nyata (offline), yang nantinya 10 persen dari hasil penjualan itu di donasikan pada penanggulangan bencana, baik pra saat dan pasca.

“Termasuk di Pra bencana sebagaimana yang disampaikan tadi, yaitu untuk penanganan kelompok rentan yang prioritasnya pada kelayakan tempat tinggal, misalnya tidak punya kasur kita bantu, ada kayu plafon yang perlu diperbaiki kita perbaiki, intinya pada kelayakan tempat tinnggalnya” terangnya.

Sebagai modal awal, tagana kabupaten dan kota se jatim sisihkan donasi, yang totalnya mencapai 7 juta rupiah, dan langsung di serahkan oleh Kabid Linjamsos kepada pengelolah Cafe TTM. (Syaiful).

Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here