Surabaya, Delikjatim.com – Sebagai upaya membangun kemandirian wirausaha pemuda usia produktif di Kampung 1001 Malam, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya menggandeng Rumah Pintar Matahari (RPM) dan Komunitas Muda-Mudi Surabaya (KMS) menggelar pelatihan las listrik di halaman samping Musholla Al-Amin Kampung 1001 Malam, Ahad (26/09/2021).

Ketua PCM Krembangan, Sutikno, S.Sos., mengungkapkan, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama terutama warga kampung 1001 malam, pihaknya berinisiatif memberikan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan potensi keahlian supaya terbentuk kemandirian wirausaha.

Di bulan September kali ini dilaksanakan pelatihan las listrik, sambil dievaluasi perkembangan potensi pemuda di kampung tersebut. Untuk memfasilitasi pelatihan tersebut, PCM Krembangan mendonasikan peralatan las listrik lengkap kepada pemuda kampung 1001 malam.

“Dengan donasi peralatan las listrik dari kami, mudah-mudahan dapat membantu pemuda usia produktif kampung 1001 malam, agar dapat terbentuk jiwa kemandirian dalam berwirausaha. Dengan begitu tidak hanya bergantung mencari pekerjaan lagi, namun dengan skill yang didapat bahkan diharapkan bisa membuka lapangan kerja sendiri”, harap Sutikno.

Ditempat yang sama, Ketua Komunitas Muda-Mudi Surabaya, Zubaidullah sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan sekaligus donasi peralatan las listrik lengkap dari PCM Krembangan Surabaya untuk pemuda usia produktif di kampung tersebut.

“Untuk mendukung program dari PCM Krembangan, kami dari KMS siap untuk membantu dalam pembinaan pelatihan kepada para pemuda di kampung 1001 malam,” pungkas Zubaidullah yang akrab disapa Cak Ubaid.

Masih dengan Zubaidullah, dengan melihat lingkungan Kampung 1001 malam, banyak yang bisa dioptimalkan untuk pelatihan-pelatihan lain kedepannya dengan melihat banyak sekali limbah rumah tangga maupun barang-barang bekas yang bisa didaur ulang. Dapat memanfaatkan limbah rumah tangga seperti minyak jelantah untuk dijadikan sabun cuci tangan atau souvernir, popok bekas yang bisa didaur ulang menjadi pot bunga atau piala, kardus bekas bisa dibuat sofa.

“Jadi bagaimana kedepannya kita buat pelatihan-pelatihan lainnya yang memanfaatkan limbah rumah tangga maupun barang-barang bekas diolah menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomis atau nilai jual yang tinggi”, tutup Cak Ubaid.

Dengan adanya Sinergitas Tanpa Batas baik PCM-PCA Krembangan Surabaya, RPM, dan KMS diharapkan dapat mewarnai kampung tersebut menatap masa depan warga yang lebih baik lagi. “Ada Matahari di Kampung 1001 Malam”.
(Yuda).

Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here