Surabaya, Delikjatim.com – Suasana yang akrab penuh persaudaraan kadang muncul guyonan penuh kehangatan mewarnai suasana audensi FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Surabaya ke Pimpinan DPRD Surabaya, pada hari Rabu 6 Oktober 2021.
Rombongan FKUB Surabaya disambut Reni Astuti, selaku Wakil Ketua Dewan dari Fraksi PKS, dan Lailatul Mufidah, dari Fraksi PKB, serta anggota Dewan Arif Fatoni dari Fraksi Golkar, mempersilahkan untuk ngopi sejenak sambil menunggu Ketua Dewan, dan tidak seberapa lama datanglah Ketua Dewan Adi Sutarwijono, bersama Budi Leksono dari PDIP.

Dr. M.Yazid selaku Ketua FKUB Surabaya memapar tugas pokok FKUB Surabaya, diantaranya yaitu melayani pendirian rumah ibadah, mediasi layanan penerbitan IMB rumah ibadah, dan mensosialisasikan kerukunan agar kota Surabaya tetap rukun, damai dan harmoni. Setelah M. Yazid memaparkan peran dan program FKUB Surabaya.

Mas Adi pun menyampaikan terima kasih atas usaha FKUB Surabaya bersama tokoh tokoh agama dan masyarakat lainnya dalam upaya menjaga kota Surabaya, sehingga aman dan tenteram, kita jadikan kota Surabaya sebagai rumah bersama, untuk ditempati oleh warga dari beragam suku, bangsa, agama.
Lanjut beliau, kami memberikan apresiasi yang tinggi atas apa yang telah dilakukan selama ini oleh FKUB Surabaya sebagai ujung tombak dalam mewujudkan kerukunan.

Mbak Laila pun menyampaikan, penghormatan atas peran FKUB Surabaya selama ini, sehingga terus dimaksimalkan. Cak Fatoni pun berharap agar FKUB Surabaya lebih antisipatif atas potensi potensi yang dapat menimbulkan permasalahan kerukunan, memaksimalkan program jaring aspirasi sehingga persoalan kerukunan bisa terselesaikan.

Cak Budi berharap agar FKUB Surabaya lebih meningkatkan mediasi pendirian rumah ibadah sehingga terbitnya IMB rumah ibadah. Sedang mbak Reni mencoba memaparkan sekilas tentang capaian kota Surabaya pada tahun 2020 indeks toleransi masuk pada ranking 6, dan ada peningkatan ditahun sebelumnya, hal ini menunjukkan warga Surabaya begitu bagus dalam menjaga kerukunan pungkasnya. (Gun)

Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here