20230111_185931
IMG-20231009-WA0001
Shadow

Kasus Tanah Medokan Semampir, Achmad Shodiq : Dugaan Pencurian Dan Perselingkuhan Hukum Dalam Gugatan Hari Ini

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Sidang tanggapan gugatan intervensi perkara tanah keputih surabaya berlangsung dengan aman dan kondusif (14/06/23).


Sebelumnya warga Keputih telah digugat dengan pokok perkara register 363/Pdt.G/2023/PN Sby oleh tim kuasa hukum Budi Susanto yang mengaku pemilik lahan.

Sementara Dengan gugatan tersebut tim kuasa hukum tergugat Achmad Shodiq SH., MH., MKn., telah mengabulkan secara lisan dan tidak keberatan atas gugatan terkait penempatan lahan.

“Intinya kami tidak keberatan atas gugatan tersebut, dan kami siap sebagai tergugat, dengan permohonan kepada majelis hakim bisa mendatangkan pemilik langsung Budi Susanto pada sidang berikutnya”. kata Achmad Shodiq selaku kuasa hukum Mbah Kromoredjo.

Sebaliknya tim kuasa hukum penggugat (Budi Susanto) pun tetap menginginkan gugatan tersebut berlangsung setelah ditawarkan oleh majelis hakim terkait kelanjutan gugatan tersebut.

“Baik para penggugat dan tergugat pun mulai menyerahkan jawaban atas kelengkapan gugatan dan tergugat”. Kata Hakim.

Tampak juga dari pihak PT SAC selaku turut tergugat yang diwakili mengatasnamakan karyawan an juga hadir untuk melengkapi berkas turut tergugat atas gugatan tersebut,
Tampak hadir juga pihak dari kelurahan sebagai saksi atas permohonan gugatan intervensi tersebut.

Pihak kelurahan pun memilih untuk tidak menanggapi atas gugatan dari Budi Susanto ,
termasuk kuasa Hukum dari gus Achmad Shodiq SH., MH., MKn., juga hadir dalam pengumpulan berkas gugatan intervensi tersebut.

Menurut tergugat Achmad Shodiq SH., MH., MKn., dan kuasanya bahwa persidangan hari ini ada dugaan terjadi pencurian hukum sesuai dengan pokok perkara register 363/Pdt.G/2023/PN Sby yang dilakukan oleh pihak penggugat dan turut tergugat.
Serta ada dugaan kolaborasi dengan beberapa pihak terkait.

“Hukum tidak akan berjalan dengan adil yang berpihak kepada rakyat, yang benar – benar telah menguasai, mengelola lahan yang telah dihuni, namun terjadi penyerobotan tanah yang dilakukan oleh penggugat secara intelektual yang tentunya dibantu oleh pihak terkait”. Tandas Achmad Shodiq.

“.Indonesia tidak akan damai tentram dan aman, bila para mafia tanah atau pemodal melakukan PERSELINGKUHAN HUKUM dengan pihak terkait ” pungkasnya.

Sidang tanggapan intervensi diundur minggu depan dengan pengumpulan berkas tergugat maupun penggugat.(Bersambung)

banner 336x280
Penulis: Team Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!