20230111_185931
IMG-20231009-WA0001
Shadow

Jual Properti Bodong, Pengusaha Nakal Ini Ditangkap Polrestabes Surabaya

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Satreskrim Polrestabes Surabaya, melaksanakan Konferensi Pers Ungkap Kasus (Tipu Gelap), Selasa 5 Desember 2023 sekira pukul 15.45 wib.

Kegiatan ini digelar dalam ruangan Pesat Gatra Mapolrestabes Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro mengatakan Kronologis kejadian tersebut ialah pada waktu itu tersangka menyewa sebuah ruko agar dapat mencari target atau korban yang dapat ditipu olehnya.

“Akhirnya tersangka mendapatkan korbanya lalu langsung melakukan aksinya dengan cara mempromosikan sebuah tanah untuk dapat dibeli olehnya. Akhirnya korban sepakat untuk membeli tanah Tersangka agar dapat membangun Rumah”. Terang Hendro.

Sayangnya, korban yang merasa dirugikan dan ditipu oleh tersangka, langsung melaporkan kepada kepolisian setempat.

Bukan hanya 1 satu korban saja yang ditipu oleh tersangka sebanyak 8 korban dan ada 4 laporan kepolisian Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Surabaya

Adapun Tersangka diketahui berinisial NJ yang bermodal sebuah roko, Dan tersangka melancarkan modus nya bahwa mempunyai tanah sebanyak 800 Unit tanah yang ingin dijual dengan harga 400 juta sampai 1 miliar.

Adapun Barang bukti yang berhasi ditemukan oleh anggota kepolisian sebanyak. 1 buah bener. 1 buah kwitansi pembayaran beserta berkasnya. 1 buah kertas site plan puri Banjarpanji residence. 1 buah dokumen pembeli atas nama inisial S. 1 buah dokumen pembeli atas nama inisial Y. 5 buah foto tempat pembangunan. Uang sebesar Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta). 1 buah laptop milik tersangka. 1 buah dokumen. 1 buah stempel milik tersangka. Sebuah dokumen promosi tanah.

Dalam kesempatan ini Kasatreskrim Polrestabes Surabaya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kalau ada seorang yang sudah membeli di daerah Polrestabes Surabaya melakukan transaksi sangat sulit langsung melaporkan ke Polrestabes Surabaya.

“Pelaku dijerat tindak pidana dalam ayat (2) dari Pasal 263 KUHP ini mempunyai ancaman pidana maksimum yang sama dengan maksimum ancaman pidana terhadap tindak pidana dalam ayat (1), yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun”. Pungkasnya.

banner 336x280
Penulis: IbedEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!