20230111_185931
WhatsApp Image 2024-06-17 at 06.52.50
Shadow
Berita  

Dengan Ice Breaking, Pembelajaran Jadi Efektif dan Menyenangkan

120x600
banner 468x60

Surabaya, delikjatim.com – SD Muhammadiyah 12 Surabaya (SDM Dubes) Sekolah yang beralamat di Jalan Dupak Jaya V / 21-29 Kelurahan Jepara Kecamatan Bubutan Kota Surabaya. Mengisi masa libur dengan mengadakan pelatihan Ice Breaking dan Hypnoteaching, Rabu (26/6/24).

Sebagai pemateri ice breaking dan hypnoteaching yakni Yusuf Maulidin seorang praktisi hypnoterapy dan master praktisi neuro-linguistik progamming. Kegiatan ini di ikuti seluruh guru dan tenaga pendidik SD Muhammadiyah 12 Surabaya.

“Ada empat topik dalam pelatihan ice breaking ini yang pertama, fundamental pembelajaran yakni membangun suasana belajar yang kondusif, kedua fundamental ice breaking hal-hal mendasar ice breaking, ketiga step by step menyusun ice breaking, keempat prinsip dan metode hypnoteaching,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Ice breaking menjadi penting karena kelas bisa menjadi lebih cair, seru, hidup dan menyenangkan.

“Terjalinnya hubungan dan kerjasama yang baik antara pengajar dan peserta didik, selain itu ice breaking juga bisa membantu mencapai tujuan pembelajaran lebih dan asik,” ujar Yusuf Maulidin.

Tujuan dari ice breaking adalah menghilangkan atau memecahkan kebekuan-kebekuan diantara proses pembelajaran yang sedang berlangsung.

“Banyak media dan jenis dalam ice breaking. Seperti, jargon atau sapaan, tepuk tangan, menyanyi atau yel-yel, gerak dan lagu, tebak gambar, tebak kata, bisa juga dengan aplikasi online yang ada di internet,” imbuhnya.

Selain materi ice breaking, materi menarik lainya adalah hipnosis. Hipnosis adalah suatu komunikasi yang efektif dalam mencapai pikiran bawah sadar atau memotivasi seseorang.

“Teknik pengajaran yang melibatkan penggunaan hipnosis untuk memfasilitasi pembelajaran dan mempercepat pemahaman siswa. Teknik ini biasanya melibatkan penggunaan sugesti dan afirmasi positif yang disampaikan kepada siswa dalam keadaan hipnosis,” lanjut Yusuf Maulidin.

Ustadz Muchammad Mahmuda, salah satu pendidik di SD Muhammadiyah 12 mengatakan banyak hal baru yang didapatkan.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu bagi kami untuk meningkat metode-metode dalam pengajaran dengan maksud memberikan proses pembelajaran dan pengajaran yang menyenangkan dan membahagiakan,” tandasnya. (Dzanur Roin)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!