Sampang, Delikjatim.com – Seorang balita didapati tak bernafas lagi di selokan oleh ibunya sendiri setelah ditinggal memasak di dapur, rabu (24/02/2021) pukul 14.30 Wib.
Korban diketahui bernama Leli umur 15 bulan, anak kedua dari pasangan Asma dan Abdul Salam dengan alamat Dusun Berguh Desa Taddan kec. Camplong kabupaten Sampang Madura Jatim.
Bermula dari kesibukan sang ibu yang sedang memasak di dapur, korban tengah bermain bersama kakak kandungnya yang bernama Samsul Arifin umur 6 tahun. Melihat anaknya sedang ditemani kakaknya maka si ibu korban pun fokus pada aktivitasnya di dapur.
Setelah selesainya kesibukannya di dapur si ibu korban bergegas keluar untuk nyamperin anak bungsunya tersebut, namun kenyataan rupanya tidak sesuai harapan yang ternyata korban sedang tidak lagi bersama kakaknya.
Ketika kakak korban ditanya sang ibu tentang adiknya Samsul kakaknya geleng kepala pertanda tidak tahu juga kemana adiknya pergi, spontan ibu korban cemas dan panik.
Dengan ditemani saksi mata peristiwa atas nama Sundah, ibu korban mencari anak bungsunya kemana-mana namun anak malang tersebut tak kunjung ditemukan.
Secara tiba-tiba pandangan ibu korban tertuju kepada selokan air yang tak jauh dari rumahnya. Dengan penuh cemas dan harap sang ibu menyisir selokan tersebut dan walhasil, korban yang bernama Leli ditemukan di selokan tersebut dalam keadaan tidak hidup lagi.
Menurut saksi tunggal kejadian tersebut Sundah, orang tuanya bersama saya mencari Leli (korban MD) kemana-mana dan ternyata anak itu ditemukan di selokan yang di obok-obok sama Asma (ibu korban) tapi dalam keadaan meninggal, tegas Sundah.
Koordinator Tagana kabupaten Sampang Mulyadi yang ketika itu mendampingi keluarga korban mengatakan, bahwa Perkiraan hilangnya nanda Leli (korban MD) sekitar pukul 14.05 wib.
“Setibanya di rumah duka saya berkoordinasi dengan pihak desa dan kepolisin guna tindakan lebih lanjut. kami Tagana juga melakukan assesment dan mendata korban untuk untuk dilaporkan ke Dinas mas” ujar Mulyadi.
Tadi Pihak kepolisian menanyakan apakah jenazah nanda Leli mau di aotopsi, dan pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi, lanjut Mulyadi.
Pihak yg hadir di lokasi yaitu Tagana kab Sampang, polsek camplong, kodim 0828,Babinsa, babinkamtibmas serta kepala desa setempat. (Syaiful)
Editor : Redaksi
















