banner 728x90

Banjir Serta Longsor Terjang Nganjuk 20 Orang Hilang, Tagana Beraksi

Proses evakuasi dan pencarian korban
banner 468x60

Nganjuk, Delikjatim.com – Telah terjadi bencana alam tanah longsor yang mengakibatkan beberapa rumah tertimbun longsor, 20 orang hilang, kejadian ini tepatnya di Dsn. Selopuro Ds. Ngetos RT.01/RW.06, Kec. Ngetos, Kab. Nganjuk Jawa Timur, minggu (14/02/2021).

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nganjuk sejak Pukul 14.30 WIB mengakibatkan terjadinya tanah longsor pada pukul 18.00 wib.

banner 336x280

Dari kejadian tersebut sejak berita ini dirilis, untuk informasi sementara korban terdampak sebanyak 7 KK, 20 orang diduga tertimbun material reruntuhan longsor dan Masih Dalam proses pencarian.

Untuk korban luka sejumlah 14 orang sedang dalam perawatan pihak medis puskesmas Ngetos, serta 16 orang korban selamat di ungsikan dirumah Pak Lurah Desa Ngetos

Begitu mendapat laporan masyarakat satgas relawan Tagana kab Nganjuk segera meluncur ke lokasi kejadian. Sambil melakukan assesment pendataan dan seterusnya Tagana langsung berkoordinasi dengan pihak desa dan isntansi terkait guna tindakan lebih lanjut.

Dikatakan Safe Safii Tagana kab Nganjuk terkait korban yang masih dalam proses proses pencarian diduga tertimbun longsor

“Dari data kami diketahui ada 20 orang yang masih dalam proses pencarian mas, dugaan sementara mereka tertimbun longsor. Selain itu ada 14 orang korban luka sedang mendapat perawatan di puskesmas Ngetos dan 16 orang lainnya korban selamat sedang diungsikan di rumah pak Lurah Ngetos, jadi total korban sementara yang selamat luka ringan dan yang dalam proses pencarian sebanyak 50 orang” ujar Safii.

Lebih lanjut Safii mengatakan bahwa malam ini ada dua titik kejadian yang berbeda

“Jadi selain longsor ini ada luapan air yang terindikasi akan menimbulkan banjir, itu juga sedang kami tangani mas”. lanjutnya.

Data sementara dari teman tagana di lokasi dapat diinfokan bahwa ada beberapa Kecamatan yang desanya udah mulai digenangi air.

“Diantaranya Desa Tanjungrejo Kec Loceret dengan
Ketinggian air sekitar 30cm, Desa Banaran Kec Pace dengan Ketinggian air sekitar 40cm-60cm pada jalan raya desa dan 10-15cm di jalan raya warujayeng  loceret, Desa Sekar Putih Kec. Bagor yang ketinggian airnya kurang lebih 30-50cm dan beberapa desa lainnya”. Jelasnya

Hujan lebat pada (14/02/’21) berdampak pada meluapnya air Sungai Dam Kuncir, sehingga air sungai meluber ke pemukiman penduduk dan ke jalan raya. Tagana melakukan Tinjau Lokasi Kejadia Assesment dan melakukan pendataan.

“malam ini kami terus siaga sembari mengupdate data tebaru untuk dua kejadian ini” imbuhnya.

Pihak yang terlibat di lokasi kejadian sementara ini TNI, POLRI, TAGANA, BPBD, RAPI serta Masyarakat. (Syai)

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version