Malang, Delikjatim.com – Hari lahirnya Tagana yang ke 17 pada bulan depan (24 maret 2021) memicu serangkaian kegiatan pembibitan penyemaian hingga penanaman oleh relawan Tagana dan KSB jawa timur.
Pagi tadi dengan melibatkan beberapa unsur dan satuan di Pantai Sipelot Desa Pujiharjo Kec. Tirtoyudo Malang jawa timur dilakukan kegiatan penanaman bibit pohon mangrove sejumlah 500 bibit.
Selain sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pra HARLAH Tagana, giat ini juga bertujuan melindungi pantai dari berbagai ancaman bencana alam seperti abrasi Rob dan lainnya, serta melestarikan ekosistem biota pantai yang ada.
Turut dikatakan Hernika Wati yang akrab disapa Hernika, anggota KSB Dadiharjo kecamatan Tirtoyudo Malang yang juga pendamping di Pemuda (Gereja Kristen Jawi Wetan) GKJW SPELLOT.
“Yang pasti adalah untuk mencegah abrasi dan penanaman mangrove juga bisa mencegah banjir rob” ujar Hernika, sabtu (13/02/’21).
Fatkhuroji koordinator tagana membenarkan penyataan tersebut.
“kami bersinergi dengan jejaring lain guna memprotek kawasan pantai malang bang, baik dari ancaman abrasi ataupun bencana rob” tegas Roji.
Dari tempat yang berbeda koordinator Tagana Jatim Twi Adi pun turut merespon kegiatan tersebut.
Saya ucapkan terimakasih atas semangat dan kekompakan teman-teman tagana kabupaten kota jatim yang begitu antusias mempersiapkan penanaman sejuta pohon pada Harlah Tagana bulan depan, dengan tidak mengabaikan sinergitas dengan jejaring serta harmonisasi bersama potensi lokal, tutur Twi.
“Terimakasih juga terhadap pihak-pihak yang selama ini turut terlibat dalam kegiatan serupa. Semoga dengan kegiatan ini kita mampu meminimilir kerusakan dan kerugian yang diakibatkan oleh bencana” imbuhnya.
Beberapa pihak yang turut terlibat dalam kegiatan dimaksud Tagana Korwil Amsterdam, KSB Dadiharjo, Karangtaruna, Koramil, Pemuda Gereja (GKJW) SPELLOT.(Syai)
Editor : Redaksi
















