Surabaya, Delikjatim.com – Pimpinan perusahaan Delik Jatim dan pimpinan Redaksi Warta Jatim, mengecam bom bunuh diri di gereja tepatnya komplek gereja katedral jalan Kartini kota Makassar pada Minggu, 28 Mei 2021 Akibat bom bunuh diri di Makasar
Halim menyatakan kejadian tersebut sangat tidak manusiawi dan sangat jauh dari ajaran agama.
“Kami sangat mengecam aksi pemboman gereja itu, ini tindakan yang tidak manusiawi. Agama yang saya anut yakni Islam sangat tegas menolak aksi-aksi semacam itu,” kata Halim melalui keterangan tertulis.
Pimpinan perusahaan mempertanyakan aktor intelektual yang melakukan penyerangan di rumah ibadah ini. Dia juga meminta pihak kepolisian dengan cepat menangkap para pelaku dan membongkar motif di balik penyerangan itu. Hal itu agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat Indonesia.
“Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan membongkar alasan di balik penyerangan ini, karena, apabila ini berlarut-larut akan menimbulkan keresahan dan saling curiga di masyarakat,” ujarnya. Dia tidak mau masyarakat saling tebak-menebak dan justru mendapatkan kabar yang tidak valid.
Keluarga besar Warta Jatim dan Delik Jatim, juga ikut berbelasungkawa atas seluruh insinden bom bunuh diri di gereja Kota Makasar ini. Halim mengatakan insiden akan menjadi catatan sejarah terganggunya kedamaian di Republik Indonesia.
“Atas nama Insan Pers saya turut berbelasungkawa kepada pihak-pihak yang menjadi korban. Semoga keluarga korban diberikan kesabaran. Kejadian ini akan menjadi catatan sejarah yang buruk bagi kedamaian di negara ini,” kata Halim.
Senada dengan hal tersebut Fauzi Pimpinan Redaksi juga berharap agar kejadian tersebut tidak menimbulkan praduga yang tidak mendasar antar umat beragama.
“otak dan jaringan teroris ini harus bisa segera di tangkap, supaya tidak masyarakat tidak semakin resah dimana virus Corona yang melanda Indonesia ini masih belum selesai”. pungkasnya.(Yanto)
Editor : Redaksi
















