Kabupaten Malang, Delikjatim.com – Tiga mahasiswa dari salah satu kampus di Mojokerto terseret arus di pantai wisata Batu Bengkung, Desa Gajahrejo, Kec. Gedangan, Kab. Malang, Rabu (26/5/2021) pagi.
Koordinator Tagana Kab. Malang, Fathurroji mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, tiga korban beserta lima orang temannya masuk pantai Batu Bengkung pada 18.00 WIB menggunakan 4 sepeda motor. Sesampainya di sana, mereka mendirikan tenda dan istirahat.
Pada pukul 06.00 WIB, enam orang menuju ke gunung Batu Bengkung untuk selfie. Setelah selesai foto, tiga orang kembali menuju tenda, sedangkan tiga orang lainnya masih bertahan.
“Tidak lama kemudian, tiga orang yang bertahan itu menuju tenda dengan menyeberang dari gunung Batu Bengkung ke tenda, tetapi tiba-tiba datang ombak besar dari arah timur ke barat dan menyeret mereka,” kata Roji, Rabu (26/5/2021).
Tim yang terdiri dari Kanit Polair Polres Malang, Posal Sendangbiru, Matri KRPH Bantur, PSR, PMI Sibat, dan Tagana pun melakukan pencarian.
Setelah dilakukan pencarian, pada pukul 07.00 WIB korban atas nama Azizah asal NTT ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
“Total korban lima orang. Ditemukan tiga orang, dua orang meninggal dan satu orang kritis,” ujar Roji.
Dalam penanganan kejadian ini, selain tergabung dalam tim pencarian, Tagana juga mendirikan pos gabungan, mendata korban, dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Koordinator Tagana Provinsi Jatim, Twi Adi menambahkan, semua proses pengiriman jenazah almarhumah Azizah asal Kab. Alor, NTT telah selesai di cargo Juanda.
“Selanjutnya menunggu besok pagi pukul 07.00 WIB akan diterbangkan ke bandara El Tari, Kupang,” tambah Twi, Kamis (27/5/2021).
Dalam pendampingan pemulangan jenazah, Dinas Sosial menugaskan satu personel Tagana Jatim, satu personel Pelopor Perdamaian Jatim, dan satu personel Tagana Kab. Malang. (Syaiful)
Editor : Redaksi
















