banner 728x90

Antisipasi Penyebaran Covid 19 Dan Isu Megatrust, Dinsos Provjatim Gelar Pembinaan Tagana

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menggelar apel Pembinaan Tagana Provinsi Jatim ke dua di halaman kantor Dinsos Provinsi Jatim yang beralamat di Jl. Gayung Kebonsari 56B Surabaya Jawa Timur, Selasa (29/6/2021).

Apel pembinaan ini dipimpin Kepala Bidang Linjamsos PSKBA Dinsos Provinsi Jatim Moehammad Anas, didampingi Plt. Kasie PSKBA Dinsos Provinsi Jatim Syukur beserta stafnya, yang diikuti oleh 38 koordinator kabupaten dan kota Tagana se Jatim serta FK. Tagana Jatim.

banner 336x280

Disampaikan Anas dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, terkait pesan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada tagana jatim melalui Kepala Dinas Sosial Povinsi Jatim Dr. Alwi M.Hum sehubungan dengan meningkatnya kasus Covid 19 di wilayah jawa timur.

“Dalam kesempatan ini saya mewakili Bapak Kadis mengenai pesan Ibu Gubernur Jatim kepada Tagana terkait pandemi Covid 19 yang hingga saat ini sudah berjalan satu tahun lebih. Beliau berharap kontribusi Tagana Jatim dalam penanganan kasus Covid 19 terus ditingkatkan, salah satunya dengan mensosialisasikan 5M kepada masyarakat, yakni menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan membatasi interaksi dan mobilitas” tutur Anas.

Masih Anas, bentuk lain aktivasi peran serta Tagana dalam membantu Pemerintah Provinsi Jatim dalam konteks yang sama adalah melakukan penyemprotan cairan Disinfektan di sejumlah lokasi fasilitas umum (Fasum) seperti perkantoran, karena meskipun musim pandemi, kantor pelayanan publik tetap buka,selanjutnya terhadap Fasum lainnya seperti sarana pendidikan, tempat-tempat ibadah serta pasar yang merupakan pusat transaksi ekonomi masyarakat, lanjutnya (29/6).

Selain menularkan pesan Gubernur Jatim, Anas juga mtransfer himbauan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang disampaikan melalui kesempatan Virtual zoom.

“Selain pesan Ibu Gubernur, saya juga akan sampaikan pesan Ibu Menteri Sosial terkait ancaman bencana Megatrust yang akhir-akhir ini menjadi trending topik pembahasan” ucapnya.

Tagana diharapkan tetap inten melakukan langkah antisipatif melalui koordinasi dan bersinergi dengan pihak terkait dalam rangka kesiapsiagaan masyarakat khususnya di delapan kabupaten, yaitu Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi, terang Anas.

“Poin penting himbauan Ibu Mensos adalah pertama optimalisasi petugas KSB agar inten dan proaktif melakukan koordinasi dengan pengelolah wisata dan masyarakat di pantai selatan Jatim, dan pemetaan data pantai yang rawan bencana khususnya sepanjang pantai selatan Jatim” tegasnya.

Masih Anas, poin selanjutnya yaitu Tagana Masuk sekolah (TMS), yang diisi dengan kegiatan Pendidikan Sekolah Aman Bencana (PSAB) seperti, Sosialisasi PSAB di SDN Watukurung, Pringkuku kabupaten Pacitan, dan uji coba standart Operasi Prosedur PSAB di SDN 4 Sumberagung (pantai pulau merah) dan SDN 11 kecamatan Pesanggaran (pantai lompon) kabupaten Banyuwangi Jatim.

Selanjutnya diharapkan kepada Tagana di delapan kabupaten tersebut dapatnya menghimpun data sekolah yang berada di pinggir pantai dan sesegera mungkin disampaikan ke Dinas Sosial Provinsi Jatim dan Dinsos Kabupaten masing-masing untuk direncanakan pelaksanaan kegiatan TMS, tutup Anas. (Syai).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version