Surabaya, delikjatim.com – Guna meningkatkan potensi kepedulian terhadap lingkungan hidup, Komunitas Muda-Mudi Surabaya (KMS) membuka Rumah Edukasi Karya Muda Sejahtera di daerah Kendangsari Surabaya, Ahad (13/06/2021).
Mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat dengan dithermo gun suhu tubuh, memakai hand sanitizer, memakai masker, hingga tempat duduk berjarak.
Acara launching Rumah Edukasi Karya Muda Sejahtera dihadiri perwakilan komunitas, ketua RW 3, ketua RT 9, ketua LPMK, dan ibu-ibu PKK RT 9 RW 3 kelurahan Kendangsari kecamatan Tenggilis Mejoyo.
Menariknya, launching Rumah Edukasi Karya Muda Sejahtera tersebut menghadirkan anak-anak Yatim warga sekitar untuk mendoakan keberkahan berdirinya Rumah Edukasi juga menggandeng Calon Putri Lingkungan Hidup 2021, Aufaarelia Erdhinatasya Putri, yang juga salah satu siswi SMPN 22 Surabaya sebagai pemandu acara yang menjadikan acara tersebut menjadi lebih hidup.
Sekretaris Komunitas Muda-Mudi Surabaya, Arief Prayogo yang sekaligus Calon Pemuda Pelopor Jawa Timur 2021 mengungkapkan, Rumah Edukasi ini merupakan pusat kegiatan Komunitas Muda-Mudi Surabaya mulai dari belajar menanam dan budidaya tanaman telang, pembuatan Pot Vertikultur, juga pengolahan limbah rumah tangga seperti minyak jelantah dan popok yang didaur ulang menjadi barang yang bernilai ekonomis.
“Melihat kebutuhan warga kampung Kendangsari kami juga akan mengadakan kursus menjahit, sablon dan bimbingan belajar gratis bagi anak-anak warga yang harapannya akan bermanfaat bagi warga sekitar”, ungkap Arief.
“Selain itu, kami juga menggandeng dan bersinergi dengan teman-teman komunitas seperti, Rumah Pintar Matahari, ACT, Ruang Pasien, SiJum dan komunitas lainnya karena dengan bersinergi KMS akan bisa lebih leluasa bergerak”, tambah Arief.
Sementara itu, Ketua RW 3 Kelurahan Kendangsari, Arifin, sangat mengapresiasi langkah yang ditempuh KMS dengan mendirikan Rumah Edukasi di wilayahnya. Menurutnya pemuda sangat berperan besar untuk menjadikan edukasi ini sebagai tolak ukur perkembangan dan kemajuan, terutama pemikiran edukasi bagi warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Muda-Mudi Surabaya yang telah mau peduli terhadap lingkungan dan warga sekitar, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini jelas dibutuhkan pemikiran perkembangan sosial maupun perekonomian”, pungkas Arifin.
Hal senada juga diungkapkan salah satu perwakilan komunitas dari Rumah Pintar Matahari, Luki Darmawan selaku kepala RPM, menyatakan selamat dan sukses atas dibukanya Rumah Edukasi Karya Muda Sejahtera.
(Yuda)
Editor : Redaksi
















