banner 728x90

Support Relawan Jatim, mensos Risma Sambangi Dapur Umum Surabaya

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini hari ini melakukan kunjungan ke lokasi Dapur Umum yang berada di Convention Hall, Jl. Arief Rahman Hakim Surabaya Jawa Timur. Sabtu (24/7/2021).

Kemensos RI melalui Dinas Sosial Jawa Timur, sejak diberlakukannya masa PPKM Darurat, memberikan pelayanan permakanan bagi masyarakat rentan dan terdampak dengan menggelar Dapur Umum Lapangan.

banner 336x280

Dalam kegiatan ini setidaknya ada 6000 nasi kotak yang disediakan dalam perharinya.

Dalam kunjungannya, Mensos Risma yang juga mantan wali kota Surabaya ini mengecek ketersediaan bahan kebutuhan DU, serta meluangkan waktu rewang mengemas nasi kotak yang selama ini menjadi tugas relawan Tagana Jatim.

Berkaitan dengan itu, Twi Adi koordinator Tagana Jatim mengatakan bahwa, pada kesempatan itu Mensos memberikan support kepada Tagana yang bertugas agar tetap semangat dalam bertugas.

“Ibu Mensos setiap minggu hadir ke DU Convention Hall Surabaya, biasanya kalau tidak hari Sabtu beliau berkunjung pada hari Minggunya” kata Twi.

“Ibu sangat akrab dengan teman-teman yang bertugas di DU, jadi beliau itu kalau kesini langsung membaur dengan mereka, bantu pengemasan dan packing nasi, bahkan juga bercanda dengan teman-teman tanpa ada batasan-batasan gitu. Intinya Ibu Mensos itu orangnya Familier” tutur Twi dalam wawancaranya di DU Convention Hall Surabaya, Sabtu (24/7).

Dilanjutkan Twi, selain itu beliau juga memeriksa bahan kebutuhan DU dan meninjau kondisi lauk pauk, sayur, nasi dan lainnya, serta memberikan support kepada teman-teman yang bertugas.

“Pesan Ibu Mensos tadi sebelum meninggalkan DU, bahwa kita tetap semangat dalam tugas kemanusiaan, jaga imun jaga kesehatan dan selalu patuhi prokes” terangnya.

Twi Adi beharap, Tagana yang betugas di DU agar selalu jaga kesehatan, kuatkan imunitas tubuh, melakukan tugas dengan senang ceriah agar tetap bisa membantu mereka yang membutuhkan, utamanya bagi Nakes maupun mereka yang melakukan isoman. Karena kunci utama membantu sesama adalah kita sendiri harus sehat.

Sementara itu, Djoko Purnomo yang ditunjuk Kemensos RI sebagai penanggung jawab dan koordinator Dapur Umum Jawa Timur menjelaskan bahwa, Mensos berharap DU ini masih tetap melayani warga Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Bangkalan.

“Jadi tadi dalam kunjungannya, Ibu Mensos tetap berharap bahwa DU ini tetap melayani warga di masa PPKM level 4 ini, yakni warga Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Bangkalan” tuturnya.

Disampaikan pula bahwa, seluruh kegiatan ini sepenuhnya di fasilitasi oleh Dinas Sosial Provinsi Jatim, selain armada untuk distibusi makanan, juga tersedia mobil ambulan Jenazah dari Dinsos Kota yang siap difungsikan ketika dibutuhkan.

“Terkait kunjungan Ibu Mensos tadi, Beliau memberikan motivasi dan semangat kepada teman-teman yang bertugas di DU. Diharapkan bahwa kita dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tulus ikhlas, karena ketulusan dan keikhlasan ini yang akan menghapus rasa lelah kita” terangnya.

“Ibu Mensos juga memberikan wejangan demikian, kita bekerja dan bekerja saja tanpa mengharap imbalan apapun selain ikhlas dan mendapat ridho dari Tuhan” imbuhnya.

Pada kunjungannya di DU Surabaya, Mensos Risma menerima bantuan telor dari PT. Sampoerna sejumlah 5 Ton, yang diberikan secara bertahap.

“Tadi yang diterima langsung oleh Ibu Mensos dari PT. Sampoerna dan diserahkan saat itu juga oleh beliau ke DU sebanyak 2 Ton, jumlah ini dapat digunakan untuk kebutuhan tiga empat hari kedepan” jelas Djoko.

Disinggung soal Daerah yang secara mandiri mendirikan dapur umum, Djoko mengatakan bahwa ketika daerah itu selama ini mendapat suplay makanan dari DU Surabaya ini, maka sejak mendirikannya dapur umum secara mandiri akan kita stop untuk pengiriman selanjutnya.

“Jadi kemaren kabupaten Sidoarjo atas dasar permintaan Bupati setempat dan berkoordinasi dengan kami disini untuk mendirikan dapur umum sendiri. Setelah saya chek langsung kesana dan mereka sudah berproduksi, maka pengiriman permakanan ke Sidoarjo kami hentikan” tegas Djoko.

Selaku pembina di pusat dan penanggung jawab kegiatan ini, Djoko berharap agar Tagana tetap kompak, semangat hingga tugas tuntas.

“saya tidak meragukan profesionalisme teman-teman di lapangan, karenanya saya berharap kekompakan dan semangatnya di lapangan dalam menuntaskan tugas kemanusiaan ini” tutupnya. (Syaiful)

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version