Surabaya, Delikjatim.com – Nasib sial menimpa Herman (16) remaja asal Rusun Randu harus meregang nyawa akibat amukan massa, Selasa 24 Agustus 2021.
Menurut keterangan warga, Herman (16) bersama dua rekannya Melakukan aksi Pencurian sepeda motor di tanah merah gang 1. Aksinya dipergoki warga dan terjadi kejar-kejaran. Herman pun berhasil diamankan di Gang 2.
“Merasa dirinya terancam, Pemuda asal Rusun Randu tersebut melompat ke Sungai. Tak selesai aksi melarikan dirinya. Warga pun melempari Herman dengan batu dan beberapa alat di sekitar”. Kata warga.
Masih warga Kedua teman Herman berhasil kabur, Herman yang menjadi bulan-bulanan massa yang geram mendapatkan bogem mentah bahkan Lemparan batu ke arahnya yang mengakibatkan ia meninggal dunia.
Tetangga Herman mengatakan,”tiba-tiba kita dapat kabar Herman (Alm) mencuri dan di massa hingga meninggal dunia. Jenazahnya di makamkan di Pemakaman Umum Sirnaraga yang berada di jalan Platuk Donomulyo”. Ujarnya.
Zainal pengelola Makam membenarkan adanya pemakaman Herman karna Ia merupakan warga Sidotopo Wetan.
“Ya jenazahnya dimakamkan sekira pukul 19.00 wib”. Kata Zainal.
Demi menyajikan berita yang objektif dan berimbang sesuai tagline Delikjatim.com, awak media menghubungi Kapolsek Kenjeran Kompol Yudo Haryono Melalui seluler beliau enggan memberikan keterangan dan mengarahkan ke Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
“Satu pintu aja mas ke Humas”. Tandasnya dengan singkat, Rabu 25 Agustus 2021.
Awak media pun menghubungi Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Gandung Gunadi melalui pesan singkat beliau mengatakan belum menerima laporan dari Polsek Kenjeran.
“Belum terima datannya dari Kenjeran”. Balas singkat Gandung.
Hal ini sangat disayangkan dimana Kapolsek Kenjeran Kompol Yudo Haryono seakan enggan bermitra dengan awak media dimana awak media kesulitan untuk mendapatkan informasi sebagai bahan pemberitaan agar bisa menyajikan berita yang objektif dan aktual.(Red).
Editor : Redaksi
















