Kota Batu, Delikjatim.com – Upaya antisipasi guna mengurangi resiko adanya bencana dan dampak bencana pada fase pra bencana melalui aksi dan mitigasi, gencar di lakukan oleh satuan tugas relawan Jawa Timur. Sabtu (25/9/2021).
Dalam hubungannya, langkah yang ditempuh pada tiap wilayah tentu berbeda-beda, hal ini ditentukan oleh jenis kerawanan bencana di masing-masing daerah.
Pada Jum’at (24/9/2021) kemaren, relawan binaan Dinsos Kota Batu Tagana bersinergi bersama banyak pihak menyisir alur sungai Brantas sepanjang 1000 meter, yang memakan waktu setidaknya 3 jam.
Simon, koordinator tagana Kota Batu dan mantan koordinator Tagana provinsi Jatim ini mengatakan, kegiatan ini kami sebut Saver Pungli.
Lebih jelasnya Simon melanjutkan, bahwa maksud dari Saver Pungli adalah, Sapu bersih sampah nyemplung kali,
“Kami menangkap adanya salah satu indikasi yang berpeluang timbulkan banjir ketika musim hujan tiba, indikasi itu terdapat di kali dan sungai” kata Simon.
Kemudian hal tersebut menjadi pembahasan yang melibatkan sejumlah pihak, darinya maka tercipta kesepakatan untuk dilakukan aksi yang mereka sebut Saver Pungli.
“kami bersepakat unjuk aksi, kemudian di lokasi yang sudah kami tergetkan, kami melakukan pembersihan seluruh jenis sampah yang sangat mengganggu aliran sungai Brantas, jadi kami sisir aliran sungai hingga sepanjang 1000 meter” terang Simon.
Melalui kegiatan tersebut, Tagana Dinsos Kota Batu berharap agar sungai kelihatan bersih, dapat mengurangi dan mengantisipasi resiko bencana banjir.
Adapun pihak yang terlibat dalam kegiatan ini Tagana kota Batu, Mahasiswa PKL UMM, pemdes Sidomulyo, Karang taruna sidolmulyo kec Batu. (Syaiful).
Editor : Redaksi
















