Mojokerto, Delikjatim.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak korban Covid, (Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Jawa Timur mengadakan kegiatan pemulihan psikis atau trauma healing pada anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.
Anak-anak diajak menghilangkan kesedihan karena ditinggal orang tuanya yang meninggal akibat Covid-19 dengan fun game yaitu, menyanyi bersama, bercerita mengungkapkan keiginannya, tebah-tebakan, dan tersedia hadiah/bingkisan dari Lazismu Kabupaten Mojokerto, Sabtu kemarin (09/10/2021).
Ketika dikonfirmasi, Selasa (12/10/2021), Ketua Majelis Kesejahteraan Sosial PWA, Budiyati, M.Pd., mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memulihkan psikologis anak, yang orang tuanya meninggal akibat terpapar Covid-19.
“Mereka mengalami guncangan secara psikologis sampai ada anak yang diajak bicara lalu menanggis karena teringat bapaknya, kemudian merengek minta pulang kepada ibunya”, papar Budiyati.
Ditempat yang sama, Koordinator Devisi layanan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) PW ‘Aisyiyah Jatim, Dwi Wahyuningsih, S.Pd juga mengatakan, kegiatan trauma healing dilakukan untuk menghilangkan traumatik sekaligus pemulihan psikologi pada anak pasca ditinggal orang tuanya meninggal akibat covid-19.
Harapannya, anak-anak hari ini dapat kembali ceria, bersemangat, bisa berkumpul, bermain-main dengan teman seusianya, beraktifitas kembali seperti biasa dan tidak membayangkan terus dengan kejadian yang telah menimpanya.
“Trauma healing dilakukan agar anak-anak bisa bangkit kembali mempunyai semangat, mau bicara lagi, riang kembali, punya semangat sekolah dan berinteraksi sosial seperti semula”, ujar Dwi.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Mojokerto, H. M. Hobir M. M.Pd., menyambut baik kegiatan yang diadakan PW dan PD ‘Aisyiyah Kabupaten Mojokerto. “Anak-anak yang datang hari ini, Muhammadiyah bersedia memberikan bea siswa di sekolah milik Muhammadiyah terdekat dimana anak tinggal sampai jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA), bahkan sampai Perguruan Tinggi (PT) kalau mau akan dibantu menghubungkan dengan Perguruan Tinggi milik Muhammadiyah,” ungkap Hobir.
Kegiatan ini pun dihadiri oleh wakil ketua PW ‘Aisyiyah Jatim, Dra. Nur Haidah, didampingi sejumlah Tim MKS PW ‘Aisyiyah Jatim yang bertugas melakukan konseling dan asesment lanjutan pada anak terdampak Covid-19.
(Yuda).
Editor : Redaksi
















