banner 728x90

Bersinergi Menuju Blega Emas, FMB Gelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-II

banner 468x60

Bangkalan, Delikjatim.com – Masuki kepengurusan di periode baru kepemimpinan. Organisasi Forum Mahasiswa Blega (FMB) menggelar musyawarah besar (Mubes) ke-II serta simposium regional yang bertempat di RM. Lestari Jl. Karanganyar Blega Bangkalan. Selasa (14/12/21)

Dalam acara tersebut, FMB mengusung tema yang bertajuk “Akulturasi nilai-nilai kepemimpinan mahasiswa, menyongsong Blega emas.”

banner 336x280

Kegiatan ini dibuka oleh pembina FMB Fuad Fahmi, serta dihadiri oleh Nur Hakim Dirut (KMI) yang mewakili anggota Dewan Mahfud, S, Ag. yang berhalangan hadir, beserta Muniri Faqoht, M.H.I. Dan beberapa ormas serta Instansi pemerintah Kec. Blega.

Ach. Faroby, S.Sos yang turut hadir mewakili dari pihak Kecamatan Blega mengatakan, dengan di gelarnya mubes ini FMB tidak hanya selesai sampai disini. Namun, mampu memberikan edukasi, pemikiran yang signifikan dan trobosan baru serta gerakan bukti nyata untuk kemajuan Blega.

“Saya sangat mengapresiasi kepada mahasiswa Blega ini. Namun setelah mubes, saya harap nantinya bisa memberikan kontribusi nyata dan bersinergi untuk berbicara kemajuan Blega.” Tuturnya kepada wartawan Delikjatim.com.

“Karena berbicara menuju Blega emas ini, apabila banjir, kemacetan dan sampah dapat teratasi. Jadi setelah mubes, saya tunggu pemikiran yang visioner dari adek-adek mahasiswa.” Imbuh Ach. Faroby, S.sos.

Ditempat yang sama Muniri Faqoht, M.H.I mengungkapkan, meski usia organisasi mahasiswa blega ini masih terbilang muda, dirinya berharap FMB mampu memberikan angin segar serta merumuskan gagasan jernih kepada Kec. Blega.

“Meskipun FMB ini masih berumur dua tahun atau masih baru, tapi saya yakin semangat dan tekad tretan-tretan FMB pasti bisa merumuskan dan memberikan kontribusi ril kepada Kec. Blega.” Ungkapnya.

Ketua FMB Ansori berharap, FMB bisa lebih produktif lagi dalam upaya menjalankan sebuah roda organisasi kedepannya.

“Saya berharap lebih baik lagi, baik dalam hal pengawalan, advokasi ataupun dalam hal mengelola SDM di tanah kelahiran kita ini.” katanya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Abu zery ketua pelaksana kegiatan mengatakan, menurutnya acara kali ini mahasiswa benar-benar mandiri, tidak menjalankan dan melayangkan proposal atau apapun.

“Acara ini kita memang benar-benar mandiri, untuk anggaran kita tidak menadahkan tangan serta menjalan prorposal. Karena memang seharusnya mahasiswa harus mandiri.” Pungkasnya.(Jawadi).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version