banner 728x90

LKSA Baitul Hijrah Gelar Penyuluhan AIDS HIV dan Bahaya Narkoba

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Dalam rangka memperingati hari AIDS HIV sedunia, Panti Asuhan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitul Hijrah Surabaya menggelar penyuluhan AIDS HIV dan bahaya narkoba dengan mengambil tema “Selamatkan Generasi Millenial Masa Depan”, Sabtu (04/12/2021).

banner 336x280

Ketua Baitul Hijrah Foundation, Mawarno, M.Pd.I. menjelaskan, pihak panti ingin memberikan pencerahan dan edukasi pada anak-anak asuhnya agar mengetahui dari sisi negatif dan bahayanya, termasuk penggunaan narkoba.

“Kami ingin berusaha menyelamatkan generasi anak bangsa, khususnya generasi millenial masa depan, agar menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan punya eksistensi yang tinggi”, papar Mawarno.

Masih dengan Mawarno, anak-anak binaan panti asuhan atau LKSA Baitul Hijrah yang berada dijalan Simogunung Kramat Barat I no. 28 Surabaya semua berjumlah 50 anak dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA.

Sementara itu, sebagai narasumber penyuluhan AIDS HIV, dr. Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah menerangkan, HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (acquired immunodeficiency syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

“Penularan HIV terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh penderita, seperti darah, sperma, cairan vagina, cairan anus, serta ASI. Perlu diketahui, HIV tidak menular melalui udara, air, keringat, air mata, air liur, gigitan nyamuk, atau sentuhan fisik”, terang dr. Zuhro.

Masih dengan dr. Zuhro, HIV adalah penyakit seumur hidup. Dengan kata lain, virus HIV akan menetap di dalam tubuh penderita seumur hidupnya. Meski belum ada metode pengobatan untuk mengatasi HIV, tetapi ada obat yang bisa memperlambat perkembangan penyakit ini dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita.

Penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seks vaginal atau anal, penggunaan jarum suntik, dan transfusi darah. Meskipun jarang, HIV juga dapat menular dari ibu ke anak selama masa kehamilan, melahirkan, dan menyusui.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan adalah sebagai berikut:

  1. Berhubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan pengaman.
  2. Menggunakan jarum suntik bersama-sama.
  3. Melakukan pekerjaan yang melibatkan kontak dengan cairan tubuh manusia tanpa menggunakan alat pengaman diri yang cukup.

Sedangkan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan penularan HIV yaitu :

  1. Tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah.
  2. Tidak berganti-ganti pasangan seksual.
  3. Menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
  4. Menghindari penggunaan narkoba, terutama jenis suntik
    Mendapatkan informasi yang benar terkait HIV, cara penularan, pencegahan, dan pengobatannya, terutama bagi anak remaja.

“Jauhi penyakitnya, jangan jauhi orangnya. Akhiri AIDS, cegah HIV, akses untuk semua, yang bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang masih kurang kesadaran diri akan bahaya penyakit ini”, tutup dr. Zuhro.
(Yuda).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version