Surabaya, Delikjatim.com – Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Provinsi Jatim, hari ini resmi menempati kantor sekretariat baru di lingkungan kantor BPBD Provinsi Jatim, Jl. Letjend S Parman No 55 Krajan Kulon Waru Sidoarjo. Senin, (31/01/2022).
Di ruang kerjanya, Sekjend FPRB Jatim Catur Sudarmanto (Mbah Darmo sapaan akrabnya) memaparkan target besar program yang menjadi agenda Tahun ini. Menurutnya, program tersebut akan Ia ekskusi secara massif, yaitu SANGGUB dan SDSB.
“Melalui Sekretariat bersama ini, kami akan mengawali kegiatan dengan memamfaatkan potensi Santri, yang selanjutnya kami sebut SANGGUB, yaitu Santri Tangguh Bencana” tuturnya ketika di wawancara di ruang kerjanya.
Pada kesempatan tersebut, Mbah Darmo yang terpilih sebagai Sekjend FPRB Jatim melalui Mubes Tahun 2020 ini juga menjelaskan, pada Tahun 2021 kemaren pihaknya sudah Launching SANGGUB di salah satu pondok yang ada di Sampang Madura.
“Peluncuran SANGGUB Tahun kemaren menuai permintaan dari beberapa pihak khususnya Ponpes. Karenya, Tahun ini kegiatan tersebut akan kami maksimalisasi dengan optimal” jelas Mbah Darmo.
Selebihnya, FPRB Jatim faktanya mengantongi jenis kegiatan yang unik, sekilas terdengar seperti nama undian berhadiah pada masanya, yaitu SDSB. Usut demi usut ternyata, Forum PRB sengaja mengadobsi kata itu sebagai magnetik daya ingat dan semangat dalam bergiat.
“Kata itu merupakan bagian dari Restra kami, yang sengaja dipake untuk penumbuh semangat kami. kepanjangan SDSB sendiri adalah Sambang Dulur Sinao Bareng” terangnya penuh senyum optimis.
SDSB adalah bagian dari rutinitas kami, lanjut Mbah Darmo. Bagaimana bentuk kegiatannya, jadi dalam rangka memaksimalkan rencana dan strategi peluncuran program yang ada, kami akan membahasnya melalui koordinasi komunikasi yang kami kemas dengan gaya santai.
“Lebih jelasnya begini, kami akan bahas hal yang serius ala warkop. Jadi sambil rilex fikiran yang enjoy, kami bahas tuntas aneka program andalan kami, sembari membangun pengalaman dan silaturrahmi antar anggota. Hal itulah yang kemudian melahirkan istilah Sambang Dulur Sinao Bareng (SDSB) itu tadi” ungkapnya.
Mbah Darmo mengatakan, SDSB ini korelasinya dengan SANGGUB yang akan mendongkrak potensi santri di Daerah.
“Dari sinilah kami nantinya akan membantu kawan-kawan di daerah, baik dalam penyusunan rencana dan hal lain terkait pengurangan resiko bencana” tegasnya.
Di penghujung wawancaranya Mbah Darmo menyampaikan bahwa, kantor sekretariat ini adalah rumah bersama, artinya, dari unsur apa saja ada di forum ini.
“Forum ini secara Pentahelix dapat beranggotakan dari berbagai unsur, ada unsur akademisi, pemerintahan, aktivis, relawan, media dan sebagainya. Yang secara spesific, existensinya pada upaya pengurangan resiko bencana” akhirnya.
















