banner 728x90

Hujan Tak Kunjung Reda, Dua Kecamatan Di Kabupaten Lamongan Terendam Banjir

banner 468x60

LAMONGAN – Akibat di guyur hujan dengan intensitas sedang dalam beberapa hari terakhir, serta air kiriman dari sungai yang melewati Desa Kemlagilor dan Desa Tiwet, dua kecamatan yakni Kecammatan Kalitengah di desa Tiwet dan Kecamatan Turi di desa Kemlagilor Kabupaten Lamongan terkepung banjir.

Terkini, setelah dilakukan monitoring dan assesmen oleh Dinas Sosial kabupaten Lamongan melalui Tagana pada Sabtu, 12 Februari 2022 diketahui, hujan dengan intensitas biasa secara berkelanjutan dalam beberapa hari terakhir ini, berdampak pada melubernya sungai yang ada, di suplay oleh air kiriman yang kemudian memaksa tanggul yang ada tidak sanggup menahan volume luberan air yang semakin membludak.

banner 336x280

“Ditambah lagi aliran ke hilir Bengawan solo juga sedang naik” ungkap Dzi Fahminnafi.

Dari lokasi banjir, koordinator tagana kabupaten Lamongan tersebut mengatakan, pihaknya bersama Dinas Sosial setempat, warga, potensi relawan dan BPBD melakukan monitoring sejak awal kejadian.

“Kami juga ikut menyediakan sarana transportasi penghubung desa dari lokasi banjir terendah menuju ke tempat yg lebih tinggi” terang Fahmi.

Ia melanjutkan, Tagana juga telah menyalurkan batuan berupa sembako dari Kemensos RI terhadap warga terdampak, tegasnya.

“Upaya lain yang kami lakukan di Desa Kemlagilor, kami berkompromi untuk menyedot air dengan menggunakan tenaga Diesel, dan alhamdulillah air sudah mulai surut” pungkasnya.

Terpisah, Koordinator Tagana Provinsi Jatim Twi Adi menyampaikan bahwa, banjir ini adalah banjir musiman yang terjadi setiap tahun. Selain faktor hujan, banjir di wilayah tersebut juga di picu oleh air kiriman dan luapan Sungai yang ada di wilayah itu sendiri.

Disinggung soal dampak lain yang diakibatkan banjir tersebut, semisal adanya pengungsi dan pendirian shelter pengungsi, Twi Adi menuturkan, tidak ada pengungsian dan aktifitas warga masih berjalan seperti biasa.

“Dari hasil assesmen monitoring dan kaji cepat kawan-kawan tagana di lapangan dapat kami sampaikan bahwa, dalam kejadian ini tidak ada pengungsi ataupun shelter pengungsi, hanya saja sarana transportasi yang terganggu” tuturnya.

Disampaikan pula bahwa pihaknya melalui tagana setempat, akan terus eksis melakukan monitoring guna mengetahui progres selanjutnya.

Atas kejadian ini, 135 rumah 145 KK di Desa Tiwet kecamatan Kalitengah dan di Desa Kemlagilor kecamatan Turi sebanyak 57 rumah 74 KK di laporkan tergenang air, dengan kedalaman mencapai 50 cm hingga 80 cm.

Hingga saat ini pihak BPBD bersama relawan dibantu masyarakat masih aktif memfasilitasi sarana transportasi dengan menyediakan truk/pick up angkutan bagi warga yang hendak melintas. (Syaiful)

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version