Blitar, Delikjatim.com – Dinas Sosial Kabupaten Blitar memberikan pembekalan pengetahuan tentang pertolongan emergency terhadap satuan tugas binaannya Taruna siaga bencana, melalui mekanisme pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat dan Bantuan Hidup Dasar”, pada Kamis, 17 Februari 2022.
Pelatihan ini bertempat di Dinas Sosial Kabupaten Blitar (Kantor KPU lama), tepatnya di Dusun Sawahan Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Jawa Timur ini melibatkan Tagana Dinas Sosial setempat serta pihak RSUD Ngudi Waluyo Wlingi selaku nara sumber.
Kegiatan tersebut di buka oleh Plt Kepala Dinas Sosial, Dra Titi Komaryati MM.
Hadir pula pada pelatian tersebut selaku Pemateri utama, dr Novita Ifamela.
Dalam sambutannya Titi Komaryati menyampaikan berbagai hal terkait pertolongan pada situasi emergency. Ia mengatakan, Peningkatan kapasitas pada Pertolongan Pertama sangatlah penting.
“Sebagai relawan dan pegiat sosial kemanusiaan, tagana juga harus dibekali pengetahuan dan kapabilitas dalam mengekskusi tugas-tugasnya, khususnya yang menyangkut kedaruratan” ucapnya.
Hal itu menjadi penting ketika kawan-kawan tagana sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana, khususnya pada situasi emergency dan Gawat Darurat, sehingga pertolongan pertama dan Bantuan Hidup Dasar menjadi tepat sasaran, pungkas Plt Kadinsos tersebut.
Sementara itu, koordinator Tagana kabupaten Blitar, M Safinun Naja membeberkan rangkaian kegiatan yang akan dilalui dalam pelatihan tersebut kepada tim media.
“Jadi pada pelatian itu ada beberapa tahapan seperti Pembukaan, Pengantar PPGD / BHD, penyampaian materi dan praktik lapangan (simulasi)” tegas Safi dalam konfirmasinya (18/02).
Materi simulasi itu sendiri meliputi Pertolongan BHD dengan metode PATTAS (Pastikan Aman Tepuk Bahu Teriak Minta Tolong “Hubungi RS”). Pada sesi ini peserta di fokuskan pada Pergerakan dada dan denyut Nadi korban, dan selanjutnya segera lakukan Pijat (pompa Jantung). Setelah itu barulah masuk pada tahap berikutnya, yaitu cara memindahkan korban, dengan memperagakan terhadap korban yang mengalami patah tulang.
Safinun Naja menambahkan bahwa, kegiatan pelatihan ini juga di dukung oleh fasilitator dari RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar, yakni WINGS (Wlingi Emergency Medical Services).
















