banner 728x90

Peduli Penyintans Korban AVG Semeru, Pordam Dinsos Lumajang Jangkau 4 Desa

banner 468x60

Lumajang, Delikjatim.com – Sebagai implementasi dukungan humanis terhadap para penyintas korban erupsi AVG Semeru, pilar sosial Pelopor Perdamaian (Pordam) Dinas Sosial Kabupaten Lumajang mendistribusikan bantuan logistik di empat desa, Desa Candipuro, Desa Kloposawit, Desa Tambakrejo, dan Desa Penanggal, Lumajang pada Sabtu (12/2/2022).

Pada kesempatan itu, Pordam menggandeng Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Lumajang, dan Kampung Siaga Bencana (KSB) Bhakti Ruso.

banner 336x280

Bantuan logistik tersebut diberikan kepada penyintas yang mengontrak serta yang menempati rumah saudara atau pinjam pakai oleh warga. Masing-masing keluarga mendapatkan bantuan satu paket logistik.

Jumlah paket yang dibagikan di hari itu sebanyak 70 paket. Sebelumnya, mereka membagikan 100 paket logistik kepada para penyintas.

Siti Chotimah, Koordinator Pordam Lumajang menjelaskan, bantuan logistik tersebut diberikan kepada penyintas yang jarang mendapat bantuan logistik karena tinggal jauh dari tempat pengungsian yang telah disediakan.

Dia menuturkan, beberapa waktu lalu Pordam melakukan pendampingan di salah satu rumah warga yang berada di wilayah Desa Candipuro. Saat itu, pemilik rumah yang bernama Hasan menyampaikan bahwa dirinya telah melapor ke posko dan RT karena sudah tiga minggu belum mendapat bantuan lagi.

“Saya segera berkoordinasi dengan Ketua KSB Bhakti Ruso dan Ketua IPSM Kecamatan Candipuro yang setiap harinya selalu bersama dalam pendampingan dan memfasilitasi para penyintas,” kata Siti Chotimah.

Lebih lanjut, dia berharap agar semua penyintas satu pintu dalam hal apapun, baik logistik ataupun nasi bungkus, sehingga pemerataan bisa dirasakan oleh semua penyintas.

“Karena pengungsi tempatnya menyebar. Ada yang di Desa Pasirian 24 KK,Desa Madurejo 2 KK, Desa Sememu 4 KK, dan Desa Selok Awar-awar 4 KK, ini belum yang ada di Kecamatan Candipuro. Dan kalau bisa posko satu dan pengungsi yang ada di luar wilayah Kecamatan Pasirian dijadikan satu di Penanggal. Misalkan di Desa Pasirian pengungsi yang ada di situ terjamin kebutuhannya, beda dengan yang ada di rumah-rumah warga. Hal sama juga dirasakan oleh pengungsi yang ada di Kecamatan Candipuro,” papar Siti Chotimah.

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version