banner 728x90

5000 Nila dan Lele Lenyap Akibat Banjir, Tagana Kabupaten Blitar Gelar Assesmen

banner 468x60

Blitar, Delikjatim.com – Taruna Siaga Bencana Dinsos kabupaten Blitar melakukan Asesment dan bhaksos pasca bencana tanah longsor dan banjir luapan yang terjadi di Desa Pulerejo dan Bululawang Kecamatan Bakung, dan Dusun Sendangrejo, Desa Gadungan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, pada Rabu, 16 Maret 2022.

banner 336x280

Bhaksos dilakukan dengan membersihkan material longsor dan banjir yang mengotori hunian warga  hingga jalan raya, dengan melibatkan sejumlah pihak seperti Dinsos Kab Blitar, BPBD, TNI/POLRI, Dinas Pekerjaan Umum Kab Blitar, Pemdes Pulerejo, Pemdes Bakung, Pemdes Gadungan, Tagana serta Masyarakat desa setempat.

Dari data Tagana di ketahui, banjir terjadi akibat hujan lebat di wilayah Kecamatan Bakung pada hari Selasa, 15 Maret 2022 sejak pukul 15.30 Wib. kemudian berdampak pada melubernya Sungai Sabrangan hingga merusak Jembatan penghubung antara Dusun Gleduk Pulerejo dan Desa Plandirejo.

Tidak berhenti disitu, derasnya arus banjir juga menggerus Permukaan tebing yang memicu terjadinya longsor. Alhasil, tebing setinggi 7 meter ambruk, akses jalan penghubung dua Desa, yakni Desa Bakung dan Desa Bululawang yang merupakan jalur Kabupaten buntu sesaat akibat tertutup material longsor tersebut.

Kepada tim media, Safinun Naja Koordiantor Tagana kabupaten Blitar menerangkan, Longsor akibat hujan lebat pada hari yang sama yakni Selasa, (15/03/2022) juga  terjadi di Dusun Sandangrejo, Desa Gadungan kecamatan Gandusari Kab Blitar.

Dia melanjutkan, di lokasi ini, tebing setinggi 8 meter dan panjang 10 meter turut ambrol menimpa jalan raya. Akibatnya, akses jalan Desa sebagai penghubung antara Dusun Dawuhan dengan Dusun Sandangrejo terganggu tertutup material longsor,

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Namun kolam ikan Nila dan Lele milik warga RT 4 RW 01 Dusun Krajan, Desa Pulerejo Kec Bakung lenyap hanyut terbawa arus tanpa sisa.

“Dari hasil pendataan teman-teman Tagana melalui assesmen di lapangan maka, dapat saya sampaikan bahwa kerugian yang diakibatkan kejadian tersebut ditaksir kurang lebih sebanyak 5000 ekor ikan Nila dan Lele hilang” ungkap Safinun Naja. (Syaiful).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version