banner 728x90

Jelang HUT Ke 18, Tagana Bojonegoro Launching TAMASA

banner 468x60

Bojonegoro, Delikjatim.com – Dalam rangka menyongsong HUT Tagana Ke 18 Tahun 2022, Taruna siaga bencana bersama Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro merilis Program baru TAMASA (Tagana Masuk Pesantren).

TAMASA di gelar di Pondok Pesantren dan Rehabilitasi Sosial MANBA’UL ULUM, Desa Bulu Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, pada hari Senin (14/03/2022), dengan melibatkan Dinas Sosial Bojonegoro, pengasuh dan santri ponpes, Tagana, TKSK, dan Korda PKH.

banner 336x280

Maksud dan tujuan Program TAMASA itu sendiri di launching di lingkungan Ponpes adalah memperkenalkan apa itu Tagana kepada para Santri.

Opsi lain yang menjadi tujuannya adalah mencetak Santri yang sadar akan Bencana, serta mampu secara mandiri dalam melakukan Mitigasi bencana, guna meminimalisasi dampak bencana. Disamping itu pula, diharapkan kedepan para Santri menjadi Sahabat Tagana.

Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Kepala Dinas terkait, Kepala bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Kabid Linjamsos) Dinsos Kab Bojonegoro, Ir Titik Purnomo Rini MSi.

Dalam sambutannya Titik Purnomo Rini menyampaikan, Dinas Sosial mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PonPes yang sejak Tahun 2010, turut serta membantu pemerintah dalam menangani Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Oleh karena itu, Titik Purnomo Rini melanjutkan, bertepatan dengan acara rangkaian HUT Tagana yang ke 18 ini, yang dikemas melalui Tagana Masuk Pesantren (TAMASA), diharapkan pihak pesantren dapat tersentuh dan terlibat dalam kegiatan Mitigasi kebencanaan.

“Jadi nanti Tagana akan memberikan sedikit pengetahuan dan pengalamannya terkait mitigasi kebencanaan, agar pihak Ponpes khususnya para santri menjadi individu yang sigap dan tanggap menghadapi bencana” ucapnya.

Menanggapi hal itu Pengasuh Pondok Pesantren Rehabilitasi Sosial Manba’ul Ulum, Kyai Ahmad Mahsun mengatakan, Kegiatan pelayanan sosial ini sebenarnya adalah investasi bagi diri sendiri, maka harus dilakukan dengan tingkat ikhlas yang cukup tinggi.

“karena ini semua akan kembali pada diri sendiri, maka ketika disanjung tidak akan meninggikan derajat kita, dimaki tidak akan merendahkan derajat dan martabat kita” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Tagana harus dengan ikhlas dalam melaksanakan tugas kemanusiaan.

“Apalagi di Pondok ini, santrinya adalah para penyandang ganguan jiwa, maka keihlasan akan di uji di sini” tandasnya.

Kepada tim media Koordinator Tagana Bojonegoro Ach Khamdan Mukafi mengatakan, Kami semakin bersemangat dalam melaksanakan Pelayanan Sosial setelah menerima motivasi dari Pengasuh Pondok Pesantren.

“Kami juga akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan amanah yang telah dipercayakan oleh Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Linjamsos dalam sambutannya. Kami tagana siap berbagi pengetahuan dan sharing terkait kebencanaan kepada para santri” ungkapnya.

Mukafi menambahkan, melalui program ini diharapkan para Santri mengenal Tagana.

Apabila diperlukan maka para Santri bisa turut serta dalam Pelayanan Psikososial dan tergabung dalam Sahabat Tagana” pungkasnya.

Usai sederetan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Pemberian Materi Mitigasi Bencana kepada para Santri Senior sekaligus Dinamika Kelompok.

Selanjutnya, kegiatan TAMASA tersebut berakhir dengan ending acara penyerahan Bansos kepada pihak Pondok.

banner 336x280
Penulis: Syaiful Editor: Redaksi
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version