banner 728x90

Peduli Anak Bangsa, Rumah Pintar Matahari Terima Bantuan Pembinaan dari SD MuhlaS

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Sesuai dengan teologi Al-Maun yang berisi tuntutan supaya umat Islam tidak hanya berhenti pada praktik-praktik ritual keagamaan saja dalam menjalankan syariat agama, tetapi juga melakukan berbagai kegiatan amal sosial, SD Muhammadiyah 11 Surabaya (MuhlaS) memberikan apresiasi dan santunan kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya di Aula AR Fachruddin lantai 4 gedung SD MuhlaS, Sabtu (12/03/2022).

banner 336x280

Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah, S.Ag., M.Pd. menjelaskan, pihak sekolah ingin membangun sinergi dan kolaborasi dengan wali murid melalui Komite-Paguyuban, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan, maupun warga sekitar.

“Bantuan sosial yang diberikan oleh SD MuhlaS adalah bagian dari kegiatan pengembangan sikap empati dan membangun jiwa sosial pihak sekolah selama ini”, ungkap Mursiah.

Lanjut Mursiah menambahkan, ada empat AUM yang menerima bantuan sosial berupa uang tunai dari pihak sekolah yaitu, Rumah TahfidzMU Krembangan, pembagunan Musholla Al Hadi, pembangunan gedung TK Aisyiyah 36, dan bantuan fasilitas pendidikan Rumah Pintar Matahari (RPM). Juga memberikan apresiasi kepada sembilan TK, berupa satu unit komputer dan delapan unit printer.

Sementara itu, Kepala Rumah Pintar Matahari, Luki Darmawan sangat menyambut baik dan berterima kasih kepada pihak SD MuhlaS yang telah memberikan bantuan sosial uang tunai untuk pembinaan anak-anak asuhan RPM baik anak binaan yang putus sekolah, yatim, dhuafa, jalanan, dan telantar.

“Anak-anak binaan Rumah Pintar Matahari terdapat sekitar 250 anak yatim, dhuafa, jalanan, dan telantar yang tersebar di beberapa selter diantaranya, kampung 1001 malam, kemayoran, makam karang tembok, kampung seng, seputaran jalan sasak ampel, jembatan merah, dan sidotopo”, terang Luki.

Masih dengan Luki menjelaskan, setiap hari Sabtu sore, rutin diadakan pembinaan hafalan surat-surat pendek juz 30 di musholla Al-Amin Kampung 1001 malam oleh Rumah Pintar Matahari (RPM) yang merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dibawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya.

Sekedar diketahui bahwa Kisah Negeri 1001 malam ini bukan hanya ada di dalam dongeng Aladin dan Lampu Ajaib. Gemerlap keajaiban dari tanah Persia tersebut menjadi latar belakang fiksi yang digemari.

Nama 1001 malam, ternyata juga ditemui di Kota Surabaya. Bedanya, warga disana menanti ‘keajaiban’ mendapat perhatian dari Pemerintah kota Surabaya.

Bagaimana kehidupan mereka saat ini?
Di kolong jalan tol daerah Dupak yang menghubungkan Surabaya Gresik terdapat sebuah kampung yang dinamakan kampung 1001 malam.

Kampung ini berada di sebuah lahan yang terisolir, tepatnya di pinggiran sungai Kali Anak Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan Surabaya, karena aksesnya terputus akibat adanya jalan tol tersebut.

Entah siapa yang pertama kali babat alas dan menempati lahan tersebut. Menurut cerita orang yang dianggap sesepuh kampung ini bernama Sudarjo (70-an tahun), hingga saat ini dia dipanggil Mbah Jo. Dialah yang mencetuskan nama 1001 malam dan orang yang pertama kalinya mendirikan sepetak rumah di lahan tersebut.

Sampai saat ini, sudah terdapat kurang lebih 175 Kepala Keluarga yang menetap di kampung ini, juga sudah didirikan posyandu, ponten umum, dan tempat peribadatan.

Jumlah jiwa yang berada di kampung ini 400 an jiwa.
Jumlah anak usia sekolah 150 an, usia Paud sampai SD 95 an anak, selebihnya usia SMP dan SLTA. Tidak semua anak bisa bersekolah, bahkan masih ada yang buta huruf.

Rata-rata mata pencahariannya sehari-hari warga Kampung 1001 malam sebagai pemulung, pengemis, pengamen, kuli bangunan, tukang becak, dan buruh kasar. (Yuda).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version