Surabaya, Delikjatim.com – Acara bimtek kurikulum merdeka bermain yakni pada tanggal 12-14 Maret 2022 di hotel Dafam jalan Ir. Soekarno Surabaya.
Kurikulum tersebut sering didengungkan oleh Iwan Syahril sebagai direktur jenderal guru dan tenaga kependidikan (kemdikbudristek) dalam konteks pendidikan anak usia dini merdeka belajar itu adalah merdeka bermain, karena bermain adalah belajar bagi AUD.
Pendidikan AUD tidak semata-mata hanya diajarkan konsep calistung, tapi pembelajaran AUD lebih menguatkan aspek yang lebih integratif dengan melakukan bermain.
Koordinasi pelaksanaan bimtek, Oentari Kartika, M.Pd menjelaskan bahwa yayasan guru Pembelajar Indonesia selalu mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan dan meningkatkan kualitas pendidikan guru paud di seluruh Indonesia. Sekarang khususnya guru paud di Surabaya.
“Dimana melalui bimtek kurikulum merdeka bermain diharapkan bahwa semua guru paud mampu memahami kurikulum KOS untuk AUD, selain itu membuat penilaian dan pelaporan dimana pelaporan (raport) mempunyai nilai agama dan budi pekerti, jati diri, dasar literasi steam dan refleksi orang tua”. terang Oentari.
Bu Oentari Kartika juga menjelaskan harapan pengurus baru pembelajar bisa mengikuti setiap perubahan demi kemajuan pendidikan AUD dan bersinergi dengan dinas pendidikan kota Surabaya sebagai wadah pendidikan yang bisa membawa semua guru paud di kota Surabaya lebih maju, berkualitas mewujudkan lembaga paud dan SDM guna paud lebih mantap, handal dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka bermain, pelatihan ini 70 guru dari kelompok bermain, TK, dan PPT se-Surabaya.
Narasumber Dra. Mareta Wahyuni, M.Pd dari direktorat paud kemdikbudristek, menjelaskan dengan gamblang pada guru paud dan memberi kesempatan peserta untuk mempresentasikan rancangan kegiatan bermain dengan menyusun proyek dan konsep peta untuk proses pembelajarannya semua peserta puas, paham, dan senang dengan beliau pakar pendidikan bidang kurikulum.
“Beberapa ulasan peserta bimtek :
- Bu Inka Garmarini TK Lasiyem dengan adanya bimtek ini saya semakin faham dalam menyiapkan kurikulum baru
- Bu Harjunawati TK Hang Tuah 3 juga mahasiswa Narotama saya dapat meningkatkan kompetensi lewat bimtek ini.
- Bu Siti Fatimah KB Nurul Alim saya menemukan ilmu baru yang mulanya tidak mengerti, sekarang menjadi paham”, ucapnya.
Dra. Mareta Wahyuni juga takjub akan yayasan Guru Pembelajar Indonesia yang sudah membuat kegiatan tersebut hingga memberikan ilmu yang sangat bermanfaat. (Zainal).
Editor : Redaksi
















