Surabaya, Delikjatim.com – Bukber Ramadhan hari kedua digelar para alumni SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Surabaya di Masjid Nurul ‘Ilmi dihadiri ratusan alumni dari beberapa angkatan tahun 1977 hingga 2021, Ahad (03/04/2022).
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Astajab, M.Pd sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran para alumni, dari rentang tahun ’77 hingga ’21.
“SMAMDA telah meluluskan lebih dari sepuluh ribu alumni. Jika seluruh alumni bisa terkoneksi, berpotensi menjadi kekuatan yang luar biasa dalam memberdayakan keluarga besar SMAMDA,” pungkas Astajab.
Acara bukber IKA SMAMDA tersebut diawali dengan pembacaan Al Qur’an, sambutan Kepala Sekolah dan tauziah oleh ustadz Drs Ec Suherman Rosyidi M.Com, dosen ekonomi syariah Unair Surabaya sekaligus narasumber tetap kajian ekonomi syariah di radio Suara Muslim FM.
Pada forum tersebut, narasumber mengambil topik pemberdayaan ekonomi secara Islami. “Puasa bertujuan membentuk pribadi takwa, bukan Ramadhan ingin jadikan kita pribadi bertakwa yang mampu meninggalkan maksiat ekonomi, yaitu segala tindakan yang berpotensi membuat harta kita menjadi haram,” kata Suherman Rosyidi.
Masih dengan Suherman Rosyidi memaparkan, harta yang jelas haram, jika diperoleh dari mencuri, menipu, merampok, pemalsuan, penyuapan dan korupsi. Namun maksiat ekonomi bisa terjadi dalam perkara jual-beli, sewa menyewa dan utang piutang, jika di dalamnya ada unsur bunga dan denda.
“Mungkin kita mampu menghindari hal-hal yang haram. Sayangnya, kita kurang waspada adanya maksiat ekonomi yang banyak berseliweran seperti riba dan denda,” terangnya.
Terkait denda, Suherman Rosyidi mewanti-wanti jangan dimakan atau dipakai untuk kebutuhan keluarga. Menurutnya sebaiknya uang denda diberikan atau disodaqohkan ke fakir miskin.
Lanjutnya Suherman Rosyidi menjelaskan, praktik maksiat ekonomi lainnya yaitu apabila kita enggan membayar zakat. Zakat minimal 2,5% bertujuan untuk membersihkan harta kita. “Terkait harta pertanyaan hisapnya ada dua sekaligus, bersihkan harta dengan zakat. Jika semua umat Islam di Indonesia sadar zakat potensi uang yang terkumpul bisa mencapai 219 Trilyun,” pungkasnya.
Ketika adzan Maghrib sudah berkumandang, acara bukber diawali dengan minum dan makan ta’jil. Berlanjut sholat magrib berjamaah, bukber dilaksanakan berupa makan bersama antar alumni yang berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil.
Ditempat yang sama, ketua IKA SMAMDA periode 2019-2024, Hafshoh menambahkan, disela-sela berbuka bersama, acara diselipkan sesi networking, yakni saling menggenalkan diri antar angkatan. Terkait nama, lulusan, apa profesinya sekarang dan tinggal di mana. Harapannya dengan saling memperkenalkan diri bisa tercipta networking yang bisa berkolaborasi.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Senin (04/04/2022), sekretaris IKA SMAMDA Periode 2019-2024, sekaligus perwakilan alumni smamda ’87 juga sekretaris PCM Genteng Surabaya, Era Kelana menambahkan, kegiatan tersebut bukan hanya sekedar ajang pelepas kangen antar sesama alumni lintas angkatan, terlebih dari itu untuk mempererat dan memperkuat tali silaturahmi kembali yang selama 2 tahun terakhir ini hampir putus dikarenakan adanya pandemi Covid-19.
Acara bukber diakhiri dengan sholat isya’ dan tarawih berjama’ah yang dipimpin oleh Imam Sapari, SHI, MPdI, selaku Majelis Tabliq PDM kota Surabaya sekaligus ketua Forum Silaturahmi Kepala sekolah Muhammadiyah (Foskam) SMP-MTs se-kota Surabaya. (Yuda).
Editor : Redaksi
















