Surabaya, Delikjatim.com – Komunitas Muda Mudi Surabaya KMS menggelar workshop bertanam dengan metode hidroponik dan petik sayur secara langsung di wilayah RT 01 rw 05 Kelurahan Kendangsari Kecamatan Tenggilis Mejoyo Surabaya, Minggu (10/04/2022).
Tim Pusaka KMS, Arief Prayogo, S.Sos menjelaskan Program Pusaka (kampung wisata edukasi) bertujuan mengangkat kampung yang punya potensi di Surabaya untuk diangkat menjadi wisata edukasi.
“Berawal dari keresahan kami melihat anak-anak sekolah dan masyarakat Surabaya ketika ingin belajar bertanam atau wisata petik sayur harus ke luar kota, padahal di Surabaya banyak potensi yang bisa diangkat untuk wisata edukasi seperti di kendangsari RT 01 RW 05”, papar Arief.
“Kami juga berharap dari program pusaka, perekonomian dan pemberdayaan masyarakat juga terangkat”, imbuh Arief.
Masih dengan Arief memaparkan, Komunitas Muda-Mudi Surabaya memberikan optimisme akan kekuatan sel-sel kecil yang paling vital dalam upaya pemulihan ekonomi kota, yakni Kampung.
“Melalui pendampingan dan pemberdayaan yang berlandaskan gotong royong, kampung-kampung di berbagai penjuru kota Surabaya dapat diajak untuk mengeskalasi potensinya dengan mengedepankan ciri khasnya masing-masing”, terang Arief.
Salah satu peserta sambang pusaka yang juga merupakan tokoh pemuda Surabaya, Seno Baskoro memaparkan, wisata hidroponik di Kampung Ijo Kendangsari dapat menginspirasi kampung-kampung lain untuk berani berinovasi dan menyediakan wisata yang edukatif, namun terjangkau bagi masyarakat Surabaya tanpa perlu mencari ke kota-kota lain. Layak menjadi inspirasi dan harus didukung oleh elemen-elemen yang ada.

Sementara itu, Ketua PKK RT 01 RW 05, Widya Agustiana berharap, kedepannya untuk Kampung Ijo bisa terus berkarya serta berkembang lagi, masyarakat luas lebih banyak mengenal kampung Kendangsari terutama wilayah RT 01 RW 05, dapat bermanfaat bagi warga sekitar juga banyak pihak yang membantu sehingga warga bisa produktif secara mandiri. (Yuda).
Editor : Redaksi
















