banner 728x90

Supoter Persebaya Hadiri Shalawatan di Pulau Gili Ketapang Probolingo

banner 468x60

Probolinggo, Delikjatim.com – Ratusan bonek saat menyeberang ke Pulau Gili bersama masyarakat di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo,
Ada yang istimewa di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo pada, Minggu (15-05-2022) sore.

banner 336x280

Tempat penyeberangan ke Pulau Gili didatangi seratusan orang yang sebagian besar mengenakan kao bonek.
Tak hanya itu, sebagian kecil dari mereka ada yang mengenakan pakaian adat seperti, Indian dan Brasil. Usut-punya usut, ternyata mereka hendak menghadisi acara shalawatan yang digelar di pulau seberang. Tepatnya di Desa Gili, Kecamatan Sumberasih, Kota Probolinggo.

Informasi yang didapat, sporter bonek yang menyeberang ke Pulau Gili tersebut , selain berasal dari Kota dan Kabupaten Probolinggo, juga berasal dari wilayah lain. Seperti, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan dan kota serta kabupaten di Jawa Timur.


Tim sporter militan klub Persebaya ini menyeberang ke P Gili menaiki kapal motor yang disediakan panitia. Ada 30-an kapal penyeberang yang disediakan panitia Bonek Bershalawat dan gratis alias tidak dipungut biaya. “Dari Surabaya mau ke Gili. Menghadiri acara Bonek Bershalawat,” aku Edi salah satu bonek sebelum naik ke kapal.


Pria berkostum Indian ini mengaku, bersama seratusan supporter Persebaya lainnya dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Sementara rekannya yang bernama Sutik mengatakan, ada dua agenda yang akan dihadiri. Minggu petang, menghadiri Bonek Bershalawat bersama warga Gili. “Senin pagi, kami bersih-bersih pantai,” katanya.

Saat ditemui di dermaga pelabuhan Tanjung Tembaga.
Terpisah, Mangun koordinator acara Bonek Bershalawat sekaligus koordinator Bonek Wilayah Probolinggo menjelaskan, Pihaknya menggelar acara yang baru pertama diadakan di Pulau Gili, sekaligus memperkenalkan wisata Snorkling. “Kebanyakan teman-teman bonek belum tahu Pulau Gili,” tandasnya.


Dijelaskan, agenda yang digelarnya dua kegiatan yakni, Bonek Bershalawat dan Bersih-bersih Pantai. Saat ditanya bonek yang turut meramaaikan 2 agenda tersebut, Mangun mengatakan, tak banyak. “Sekitar seratusan. Kami batasi jumlahnya. Selain masih awal, kan masih pandemi covid 19. Acara ini juga diikuti warga pulau Gili,” tambahnya.

Saat ditanya kenapa menggelar acara Bonek Bershalawat ?, Mangun menyatakan untuk menjawab dan menepis image di masyarakat. Bahwa, bonek tidak hanya ngisruh, tetapi bisa juga melaksanakan dan menghadiri kegiatan positif. “Buktinya mereka datang. Andai tidak dibatasi, ya ribuan yang datang. Mereka juga peduli lingkungan. Senin pagi mereka bersih=bersih Pantai Gili,” tambahnya.


Sebelum berangkat ke P Gili Mangun menegaskan, acara serupa rencananya akan digelar di setiap daerah. Probolinggo, hanya mengawali dan akan digelar setiap tahun. Tujuannya, pendekatan spiritual guna menggiring bonek berprilaku baik dan bertanggungjawab. “Ini upaya kami sebagai koordinator. Kami berharap diikuti wilayah lain,” pungkasnya. (Rasid).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version