Surabaya, Delikjatim.com – Ketua Komisi Nasional (Komnas) Pendidikan Jawa Timur, Kunjung Wahyudi hari hadir di SMAN 1 Wringinanom Gresik guna memberikan motivasi kepada para orang tua siswa Klas XI dan Klas XII, Kamis (23/6/2022).
Hadir dalam pertemuan tersebut Drs. Sukadi, M.Si selaku Kepala SMAN1 Wringinanom Gresik, Kunjung Wahyudi selaku Ketua Komnasdik Jatim, para Wakil Kepala SMAN 1 Wringinanom, para pengurus Komite SMAN 1 Wringinanom Gresik serta orang tua siswa Klas X dan Klas XI.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB dihibur terlebih dahulu oleh tari Ombyak Trimurti yang menggambarkan geliat dinamika masyarakat dalam mengagungkan kesakralan tiga pusaka sebagai cikal bakal berdirinya kabupaten Ponorogo. Tiga pusaka tersebut bernama Songsong Agung Tunggal Wulung, Tombak Kyai Tunggul Naga dan Sabuk Cinde Puspita. Kebanggaan tersebut diwujudkan oleh masyarakat dengan mengarak Trimurti ke tengah alun-alun Ponorogo dengan riang gembira.
Kepala SMAN 1 Wringinanom Gresik, Drs. Sukadi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi Nasional Pendidikan Jawa Timur yang telah hadir dan siap memberikan motivasi kepada para orang tua siswa Klas XI dan Klas XII.
“Saya berharap para orang tua agar selalu fokus kepada putra-putrinya dalam rangka membantu sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Lakukan komunikasi dengan pengurus komite sekolah agar program kerja sekolah dapat berjalan dengan baik, serta adanya program Double Track untuk SMAN 1 Wringinanom, dimana lulusan dari sekolah ini, selain melanjutkan ke Perguruan Tinggi, juga siap menjadi Wirausaha Mandiri”, terang Sukadi.
Selanjutnya, Ketua Komisi Nasional Pendidikan Jawa Timur, Kunjung Wahyudi memberikan arahan sebagai berikut :
- Bahwa sesuai Perda Nomor 11 tahun 2017 di pasal 10 menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap peserta didik yg berusia 7 (tujuh) sampai dengan 15 (lima belas) tahun.
- Bahwa ada 4 tugas Komite Sekolah yaitu : memberikan pertimbangan, menggalang dana, mengawasi pelayanan pendidikan dan menerima masukan, keluhan, kritik dan saran dari orang tua siswa.
- Bahwa para orang tua siswa harus paham tentang istilah bantuan, sumbangan dan pungutan pendidikan.
Bantuan yaitu pemberian berupa uang/barang/jasa oleh pemangku kepentingan satuan pendidikan di luar peserta didik atau orang tua/walinya dengan syarat yang disepakati para pihak.
Sumbangan yaitu pemberian berupa uang/barang/jasa oleh peserta didik, orang tua/walinya baik perseorangan maupun bersama-sama, masyarakat atau lembaga secara sukarela dan tidak mengikat satuan pendidikan.
Pungutan Pendidikan yaitu penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan atau barang/jasa pada satuan pendidikan dasar yang berasal dari peserta didik atau orang tua/wali secara langsung yang bersifat wajib, mengikat serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan oleh satuan pendidikan dasar.
Bahwa kewenangan komite sekolah hanya mengurusi tentang bantuan dan sumbangan. Sedangkan untuk pungutan pendidikan adalah kewenangan sekolah, sehingga jika ada permasalahan terkait bantuan atau sumbangan yang wajib bertanggung jawab adalah Komite Sekolah bukan Kepala Sekolah.
- Bahwa jika ada orang tua siswa yang kurang mampu, maka dibolehkan tidak memberikan sumbangan ke sekolah, dimana hal tersebut harus dikomunikasikan dengan pengurus komite sekolah.
- Bahwa Komnas Pendidikan Jawa Timur akan terus ikut mengawal pelaksanaan penggalangan dana melalui dana partisipasi masyarakat oleh Komite Sekolah dan akan memberikan bantuan pendampingan jika terjadi masalah di lapangan dengan cara menyelesaikan secara kekeluargaan, dan tidak sampai masuk ranah hukum.
- Bahwa Komisi Nasional Pendidikan Jawa Timur berpesan kepada media dan LSM yang peduli dengan pendidikan, mari bersama-sama kita kawal pendidikan di Jawa Timur dengan cara santun dan bermartabat, sehingga proses pembelajaran di sekolah tetap berjalan dengan baik dan lancar.

Hiburan tari Ombyak Trimurti dari siswa SMAN 1 Wringinanom Gresik
Perlu diketahui, nama-nama siswa penari Ombyak Trimurti yang menghibur pertemuan tersebut yaitu :
- Khoirun Nisa’ kelas XI IPA 1 putri bapak Wadjar Hofar.
- Riska Sari Devi kelas XI IPA 6 putri ibu Sunilah.
- Riska Agustina Putri kelas XI IPA 6 putri bapak Juyut.
- Thalia Dwinda Mayangsari kelas XI IPA 1 putri bapak Mochamad Taufiq.
- Adela Zarima Anugerah Chinta kelas XI IPA 3 putri bapak Joko Supriyanto.
- Caffel Clodia Margareta kelas X IPS 1 putri bapak Kuswantono.
- Alvina Damayanti kelas X IPS 2 putri bapak Andi Sumarto.
- Angelina Maureen Fernata kelas X IPS 4 putri bapak Paulus Ferry.
- Febby Aulia Azzahra kelas X IPS 2 putri bapak Heri Cahyono. (Yuda).
Editor : Redaksi
















