banner 728x90

Tabur Bunga Dan Bacakan Tahlil Bentuk Kekecewaan Puluhan Jurnalis

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Pasca beredarnya video yang viral dari Kapolres Sampang AKBP Arman yang mana saat itu dirinya menyebutkan bahwasanya selama dirinya memimpin Sampang, maka wartawan yang tidak UKW tidak usah dilayani.

Tentunya pernyataan tersebut membuat sejumlah Jurnalis yang berada di Indonesia sakit dan geram akibat ucapan yang dilontarkan Kapolres Sampang.

banner 336x280

Mengetahui kebebasan pers saat ini sudah terkebiri, lantas puluhan Jurnalis dari beberapa daerah melakukan aksi demo di halaman Mapolda Jatim (20/6).

Mereka meminta kepada Kapolda Jatim agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti, karena antara dewan pers dan Kapolri sudah ada MoU.

Sayangnya dalam aksi tersebut puluhan jurnalis ini merasa sangat kecewa, pasalnya aksi damai dari puluhan jurnalis ini tidak ada pihak perwakilan Polda Jatim yang mau menemui masa aksi.

Dalam konferensi pers Korlap Aksi Bayu Pangarso sangat menyesalkan sikap dari Polda Jatim. Yang tidak mau menemui dan meminta hanya perwakilan.

“Kami dari Jurnalis Bersatu meminta untuk pihak Kapolda Jatim bisa menemui kami semua,”terangnya.

“Tuntutan kami dalam aksi Jurnalis Bersatu, meminta Kapolda Jatim untuk mencopot AKBP Arman sebagai Kapolres Sampang, dan meminta untuk AKBP Arman meminta maaf secara terbuka kepada Jurnalis se- Indonesia,”tegasnya.

Tampak puluhan jurnalis bersatu membacakan tahlil dan menaburkan bunga di Atas kain kafan yang di penuhi Pers Card menandakan matinya Kebebasan Pers.

banner 336x280
Penulis: IbedEditor: Redaksi
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version