Surabaya , DelikJatim.com – kebahagian tersirat jelas di raut wajah mas Caesar (35) selaku pihak kluarga ibu Noerul Farida ( 47) yang saat ini sedang terbaring sakit struk sejak 2 bulan lalu .
Bu Noerul sendiri adalah warga ber KTP Surabaya yang saat ini kebetulan tinggal di Driyorejo Gresik ikut anak nya
Awal cerita mas Caesar dan keluarga ingin membelikan kursi roda untuk sang ibu sekedar untuk berjemur di pagi dan Sore hari, namun karena terbentur biaya, akhirnya ke inginannya pupus di tengah jalan.
Tak ingin menyerah guna mencarikan kursi roda untuk sang ibu akhirnya mas Caesar mengungah setatus di wall aplikasi Watsap lalu di tanggapi oleh bu Roro dari Baksos e Suroboyo kemudian dia berkoordinasi dengan mas Jeki dari Komunitas Lare Magetan ( Kalem AE) dan juga bapak Abdul Gofur dari komunitas Surabaya Peduli ( KSP) yang notabennya mereka sering membantu mengkontribusikan dan menyalurkan bantuan kursi roda gratis untuk warga yang kurang mampu.
Namun di karenakan di mas Jeki dan pak Gofur kursi roda sedang tidak ada stok, akhirnya bapak Gofur mencoba meminta bantuan ke lembaga Ikatan pekerja Sosial (IPSM) kota Surabaya dengan menyertakan bukti identitas bu Noerul , foto dan vidio keadaan beliau saat ini melui aplikasi WhatsApp .
Setelah pihak IPSM kota Surabaya mengkroscek kebenaran, keberadaan dan juga keadaan bu Noerul di Driyorejo Gresik akhirnya pada hari Sabtu, 2Juli 2022 bertempat di Warung kuliner Rumah kita di jalan Karang Menjangan 21 Surabaya bantuan kursi roda di serahkan langsung oleh ketua IPSM kota Surabaya ibu Agnes Warsisti di dampingi bapak Hason Sitourus
Mas Caesar selaku perwakilan dari pihak kluarga bu Noerul saat Di temui awak media DelikJatim.com mengucapkan beribu terimakasih kepada IPSM kota Surabaya dan seluruh orang yang telah membantu mewujudkan keinginan keluarga bu Noerul untuk memiliki kursi roda hanya untuk sekedar berjemur di waktu pagi dan Sore hari atau sekedar mengajak jalan-jalan ketika jenuh di kamar.
“Terimakasih mas atas bantuannya semoga berkah untuk kluarga besar IPSM kota Surabaya dan juga untuk seluruh Relawan yang terlibat”. Pungkasnya.
















