SUMENEP, Delikjatim.com – Rumah warga di Sumenep Rusak Total akibat angin kencang dan hujan lebat, tepatnya di Dusun Tana Merah, Desa Campor barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.
Mendapat informasi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Sumenep melalui satuan tugas penanggulangan bencana TAGANA, sigap turun lapangan guna melakukan Assesment dan kaji cepat kejadian, melalui koordinasi dengan Perangkat Desa setempat.
Data Tagana menyebutkan, kejadian itu bermula dari turunnya hujan yang cukup deras disertai angin kencang pada Selasa pagi, tanggal 25 Oktober 2022, Pukul 05:15 WIB, sehingga mengakibatkan sebuah rumah milik ASRIYA, 69 Tahun, warga Dusun Tana Merah, Desa Campor barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, rusak total (RT).
Usai melakukan tusi perdananya, personil Tagana setempat membaur bersama warga sekitar melakukan baksos hingga pendampingan kepada korban.
Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut, namun dalam taksiran korban mengalami kerugian materi sebesar 25 Juta Rupiah.
Penanganan bencana tersebut melibatkan Kepala Desa Campor Barat dan Perangkatnya, Camat beserta Staff serta satgas Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain, MH menegaskan, pihaknya akan siagakan Tagana di seluruh Wilayah Kabupaten Sumenep, termasuk kepulauan, dengan maksimal.
Hal itu dilakukan agar penanganan tanggap darurat bencana dapat dilakukan secara optimal, sehingga pengurangan resiko bencana terpenuhi.
Terkait kondisi rumah korban yang hancur total, Kadinsos Dzulkarnain mengatakan, bahwa hal tersebut akan ditangani pihak BPBD.
“Itu ranahnya BPBD, kalau dari Dinsos kita mempersiapkan personil tagana, agar ketika sewaktu-waktu dibutuhkan selalu sigap tanggap dan siap sedia” tuturnya tegas.
Sementara itu, Pejabat Fungsional Bidang Linjamsos, Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Suhartono menambahkan, kebutuhan mendesak korban bantuan tanggap darurat sedang di proses.
“Kami sedang mempersiapkan bantuan tanggap darurat yang dibutuhkan korban, sebagaimana data hasil assesmen dan kaji cepat tagana yang tertuang dalam laporannya” jelas Suhartono kepada media melalui sambungan telephone applikasi Whatsapp (25/10/2022).
Ia melanjutkan, berdasarkan arahan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, agar Tagana selalu siap, “Kami meminta kepada seluruh Tagana, baik yang di darat maupun kepulauan, untuk tetap semangat dan siap siaga, segera turun lapangan ketika ada kejadian bencana dan dilaporkan secepatnya” tegas Hartono bersemangat.
Menjelang akhir konfirmasinya Suhartono menghimbau kepada khalayak umum agar lebih waspada di musim Pancaroba saat ini.
Menurutnya, bencana tidak dapat ditebak, bisa datang kapan saja dan dimana saja, tutupnya.
















