Surabaya, Delikjatim.com – Dalam rangka peningkatan kompetensi guru Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Tandes, MI Muhammadiyah 23 Surabaya menggelar workshop dan pelatihan merdeka belajar dengan tema “Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berdiferensiasi” dengan narasumber Drs. Najib Sulhan, MA., Sabtu (29/10/2022).
Kepala MI Muhammadiyah 23 Surabaya, Dzul Fanny, S.Th.I. menjelaskan, kegiatan tersebut digelar dengan maksud dan tujuan belajar bersama tentang Kurikulum Merdeka guru Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Tandes Surabaya.
“Madrasah memang diminta untuk mempraktekkan kurikulum merdeka belajar, namun sampai hari ini kita belum ada pelatihan maupun sosialisasi, maka kami mempunyai inisiatif menyelenggarakan sendiri dengan mengundang Drs. Najib Sulhan, MA. yang juga merupakan CEO Rumah Menulis Al-Qolam”, terang Dzul Fanny.

Masih dengan Dzul Fanny, dengan menggelar pelatihan maupun sosialisasi kurikulum merdeka belajar tersebut menjadi awal supaya Madrasah Ibtidaiyah kedepan terutama di wilayah Tandes menjadi maju dan mungkin menjadi satu-satunya madrasah di Surabaya yang pertama kali bisa membuat serta menghasilkan produk berupa modul dengan arahan Drs. Najib Sulhan.
“Pelatihan tersebut memang tidak kami buka untuk umum, namun hanya kepada guru kelas 1 dan 4 Madrasah Ibtidaiyah dikecamatan Tandes, dan Alhamdulillah diikuti lima Madrasah wilayah Tandes”, papar Dzul Fanny.
Lanjut Dzul Fanny, setelah selesai acara akan dibuat grup supaya bisa tetap komunikasi bilamana ada permasalahan dalam pembuatan modul pembelajaran sebagai pengganti buku.
“Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut Madrasah di kecamatan Tandes bisa menjadi lebih kreatif, inovatif, dan juga menjadi inspirasi bagi madrasah-madrasah di kecamatan lainnya”, harap Dzul Fanny.
















