Sumenep, Delikjatim.com – Guna mematangkan tuan rumah Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-17, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) II di Aula Hotel Garuda dengan mengusung tema “Merawat Dakwah Kultural, Membumikan Islam Berkemajuan”, Jumat-Sabtu (30-31/12/2022).
Rapimda sebagai musyawarah tertinggi tingkat daerah dibawah Musyda, sebagai ajang silaturahim dan konsolidasi organisasi tersebut dihadari oleh 15 PCPM se-Kabupaten Sumenep, Ustadz Dikky Syadqomullah, M.Hes Ketua PWPM, Ustadz Novi Amirul Fattah, M.Pd.I Wakil Ketua PWPM, dan Drs. KH. Moh. Yasin Ketua PDM dan Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep.
Ketua PDM Kabupaten Sumenep Drs. KH. Moh. Yasin, menyampaikan bahwasanya Ketua PDM Kabupaten Sumenep mendukung penuh untuk Musyawarah Wilayah Pemuda Muhammadiyah yang akan ditempatkan di Sumenep.
“Kami berharap kepada PWPM Jawa Timur untuk menetapkannya, yang hari ini Ketuanya hadir Ustadz Dikky. Bagi para kader Muhammadiyah Sumenep khususnya Pemuda Muhammadiyah harus siap menjadi tuan rumah yang baik”, terangnya.
Lanjutnya, “Kami ingat bahwa Muhammadiyah di Tahun 1930 sudah masuk ke Sumenep, tepatnya Sumenep bagian utara. Muhammadiyah masuk di Sumenep jalur tokoh Muhammadiyah KH. Mas Mansur. Mengapa kok lambat, maka salah satunya adalah tidak melibatkan Angkatan Muda Muhammadiyah. Kami berharap melalui tuan rumah Musywil Pemuda Muhammadiyah menjadi syiar Muhammadiyah yang semakin kuat di Kabupaten Sumenep”.
Dilokasi yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Dikky Syadqomullah, M.Hes menyampaikan supaya tim PDPM Sumenep menyiapkan secara totalitas. Sehingga Musywil bisa ditetapkan di Kabupaten Sumenep, sebab tim verifikasi akan datang memastikan kesiapan tempat.
“Sampai hari ini, ada 3 usulan yang masuk menjadi tuan rumah Musywil yaitu Sumenep, Malang dan Banyuwangi, Rampimda kali ini harus mementingkan serta menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk semangat membesarkan Muhammadiyah melalui Pemuda Muhammadiyah. Apalagi hari ini Pemuda Muhammadiyah Sumenep akan menjadi kandidat tuan rumah Musywil”, pungkasnya.
Lanjut Dikky, menguatkan barisan menjadi hal yang sangat penting sesuai dengan Surat As-Shof ayat 4 sebagai representasi pemikiran Pemuda Muhammadiyah. Melalui surat ini kami berpesan 3 hal, yaitu :
- Ditata Niatnya, di Pemuda Muhammadiyah niatkan ikhlas, bukan untuk mendapatkan sesuatu. Kalaupun dapat itu adalah bonus yang Allah SWT berikan.
- Amal Sholih, Pemuda Muhammadiyah harus terus melakukan banyak amal usaha dalam rangka mengembangkan dakwah Muhammadiyah di Sumenep.
- Sinergi Gerakan, Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pelopor gerakan yang sinergi dengan ortom yang lainnya, dalam hal ini adalah Angkatan Muda Muhammadiyah.
Sementara itu, Ketua PDPM Kabupaten Sumenep Hamdan, S.Th.i menambahkan, Ketua PWPM hadir sekaligus survey lokasi Musyawarah Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, adalah sinyal bahwa Sumenep akan menjadi tuan rumah.
“Kami berharap tuan rumah bisa ditetapkan di Kabupaten Sumenep. Semangat kita harus dipompa melalui Rapimda II. Tuan rumah Musywil menjadi tantangan tersendiri sebagai momentum Syiar Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Sumenep. Sekali lagi kami berharap betul untuk tuan rumah Musywil ditetapkan di Kabupaten Sumenep”, imbuhnya.
















