banner 728x90

Viral Judi Sabung Ayam Lintas Kabupaten, Polres Bangkalan Dikritik LSM Jawapes karena Dinilai Lalai

banner 468x60

Bangkalan, Delikjatim.com – Praktik judi sabung ayam lintas kabupaten di wilayah Bangkalan kembali mencuat dan menjadi sorotan tajam publik setelah video aktivitas ilegal tersebut beredar luas di media sosial. Publik mengecam keras kinerja Polres Bangkalan yang dinilai gagal menindak tegas dan terkesan membiarkan aktivitas perjudian tersebut.

Polres Bangkalan di bawah komando AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K. menuai kritik karena dianggap lebih sibuk mengeluarkan klarifikasi daripada melakukan tindakan hukum yang nyata. Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, S.H. menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memberantas segala bentuk perjudian.

banner 336x280

“Sejak menjabat, Bapak Kapolres memastikan tidak ada sabung ayam di wilayah hukum Polres Bangkalan dan tidak ada yang membekingi,” ujarnya.

Namun, pernyataan tersebut dianggap tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Kapolsek Kokop, Iptu Sarminto Bagus P, S.H., mengaku bahwa pihaknya langsung mengecek lokasi setelah menerima laporan, tetapi kegiatan sabung ayam sudah terlanjur bubar.

Wakil Sekretaris LSM Jaringan Warga Peduli Sosial (Jawapes) Indonesia, Rudi Hartono, menilai klarifikasi yang disampaikan oleh pihak kepolisian hanya sebatas pembenaran atas kegagalan mereka dalam menegakkan hukum.

“Judi sabung ayam ini baru satu dari banyak kasus menonjol di Bangkalan yang belum mampu diungkap. Data sudah kami siapkan. Kami akan adu data di Mapolda Jatim. Tidak perlu berlindung di balik klarifikasi setelah viral,” tegas Rudi saat dikonfirmasi pada Minggu (22/6/2025).

Rudi menyebut bahwa LSM Jawapes telah mengantongi bukti kuat terkait dugaan pembiaran oleh oknum Polres Bangkalan.

“Kalau semua bukti kami buka ke publik, pasti nama baik Polres Bangkalan tercoreng. Saat perjudian sabung ayam berlangsung, Kapolres, Humas, Kasatreskrim, dan Kapolsek sudah kami konfirmasi dengan bukti video valid. Tapi mereka memilih bungkam. Setelah viral, baru kompak klarifikasi di media,” jelasnya.

LSM Jawapes Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendesak Polda Jawa Timur untuk turun tangan langsung serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dan diduga melakukan pembiaran.

Dilansir dari LSM Jawapes dan Media Cakrawalajatim.com

banner 336x280
Penulis: TimEditor: Redaksi
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version