Surabaya, delikjatim – Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, S.Si, M.M., memberikan apresiasi luar biasa terhadap penyelenggaraan Aksi Spotic 2026 yang diinisiasi oleh K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya. Ia pun menilai ajang ini sebagai langkah nyata insan pendidikan dalam menggali bibit-bibit unggul di Kota Pahlawan.
Dalam keterangannya, Febrina menekankan bahwa Aksi Spotic telah menjadi agenda tahunan yang sangat efektif untuk mengasah kemampuan siswa secara berkelanjutan.
Wadah Penjaringan Bibit Unggul
Menurut Febrina, konsistensi Muhammadiyah dalam menyelenggarakan acara ini memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan di Surabaya secara luas. Meskipun acara ini berada di bawah naungan organisasi Muhammadiyah, beliau melihat tujuan akhirnya tetap selaras dengan visi kota.
”Ini adalah salah satu bentuk bahwa insan pendidikan mulai mencari bibit-bibit yang luar biasa. Tujuannya satu, bagaimana kualitas pendidikan di Kota Surabaya terus meningkat,” ujar Febrina, Ahad (11/1/2026).
Target Prestasi yang Lebih Tinggi
Melihat banyaknya cabang lomba yang diselenggarakan setiap tahunnya, Kepala Dinas Pendidikan berharap agar para pemenang tidak lekas berpuas diri. Beliau mendorong adanya target yang lebih tinggi bagi para alumnus juara Aksi Spotic untuk bisa berprestasi di level yang lebih luas.
”Harapan kita, semakin ke depan harus ada target. Jika tahun lalu sudah berhasil di sini, maka adik-adik yang sudah lulus menjadi pemenang harus didorong menuju level yang lebih tinggi lagi,” tambahnya.
Eksplorasi Bakat dan Pengayaan Diri
Selain aspek kompetisi, Febrina menilai Aksi Spotic sebagai ruang eksplorasi yang kaya bagi anak didik. Melalui berbagai lomba seni, olahraga, hingga akademik, siswa memiliki kesempatan untuk mengenali potensi diri mereka sedari dini.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memberikan pengayaan luar biasa bagi siswa untuk mengeksplorasi kemampuan, bakat, dan karakter mereka dalam suasana kompetisi yang sehat.
















