Bangkalan , Delikjatim.com – Sekitar 20 warga yang tergabung dalam kelompok Pemuda Peduli Desa menggelar aksi demonstrasi damai di depan Kantor Cabang Alfanet Galis, pada hari ini Rabu (30/9/2026). Aksi ini dilakukan guna menuntut kejelasan perizinan penanaman tiang jaringan WiFi yang diduga dipasang tanpa sepengetahuan dan persetujuan para pemilik lahan.
Aksi ini dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan Pemuda Peduli Desa, Husni Mubarok. Dalam penyampaian orasinya, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak pembangunan jaringan, namun menuntut penghormatan terhadap hak milik warga.
“Kami dari Pemuda Peduli Desa tidak menolak kemajuan dan kehadiran jaringan Alfanet di wilayah kami. Yang kami minta hanyalah satu hal: izin yang jelas, resmi, dan disepakati bersama pemilik lahan sebelum menanam tiang. Jangan sampai keberadaan tiang tersebut merugikan warga, baik secara materi maupun hak atas tanah milik sendiri,” ujar Husni Mubarok.
Massa aksi menekankan bahwa penanaman tiang tanpa kesepakatan melanggar hak kepemilikan warga dan berpotensi menimbulkan kerugian. Oleh karenanya, mereka menuntut pihak manajemen Alfanet Cabang Galis untuk:
1. Meninjau kembali seluruh lokasi penanaman tiang WiFi yang sudah maupun yang akan dipasang;
2. Melakukan proses perizinan secara resmi dan bermusyawarah dengan setiap pemilik lahan yang terdampak;
3. Memberikan jaminan tertulis bahwa tidak ada warga yang dirugikan atas pemanfaatan tanah miliknya.
Pihak Alfanet Cabang Galis menerima surat pernyataan sikap dari para perwakilan warga. Massa menegaskan akan memantau tindak lanjut dan siap kembali menggelar aksi jika belum ada respons yang memuaskan.
Aksi berlangsung tertib, damai, dan berakhir pada siang hari tanpa gangguan keamanan.
















