banner 728x90
Berita  

Tekan Overkapasitas dan Tingkatkan Pembinaan, 177 Narapidana Rutan Surabaya Dipindahkan

Oplus_131072
banner 468x60

SURABAYA, Delikjatim.com – Upaya menekan kepadatan hunian sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya.

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, sebanyak 177 narapidana dipindahkan dari Rutan Kelas I Surabaya menuju dua lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kota Madiun. Proses pemindahan tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, dan dimulai sekitar pukul 05.30 WIB.

banner 336x280

Dari jumlah tersebut, sebanyak 175 narapidana dipindahkan ke Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, sedangkan 2 narapidana lainnya ditempatkan di Lapas Kelas I Madiun.

Pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat personel Batalyon A Satbrimobda Polda Jawa Timur, guna memastikan seluruh rangkaian pemindahan berlangsung aman, tertib, dan sesuai prosedur.

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan persetujuan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur sebagai bagian dari upaya penataan hunian warga binaan sekaligus mengurangi kepadatan di Rutan Surabaya.

Dengan adanya pengurangan jumlah penghuni, kondisi hunian diharapkan menjadi lebih terkendali sehingga ruang gerak warga binaan dapat lebih layak. Selain itu, pemindahan tersebut juga memungkinkan proses pembinaan tahap lanjutan berjalan secara lebih terarah sesuai kebutuhan masing-masing warga binaan.

Pengelolaan kapasitas hunian dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. Kepadatan yang lebih terkendali diharapkan turut meminimalkan potensi gangguan keamanan serta menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi petugas maupun warga binaan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan akuntabel.

Melalui penataan hunian yang lebih terukur, program pembinaan kepribadian dan kemandirian diharapkan dapat berjalan secara optimal. Para warga binaan pun diharapkan mampu menjalani masa pidananya dengan baik serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Dengan penataan hunian dan pembinaan yang berkelanjutan, Rutan Surabaya berupaya memastikan fungsi pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga memberikan ruang bagi proses perubahan dan persiapan warga binaan menuju reintegrasi sosial.

banner 336x280
Penulis: IbadEditor: Redaksi
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version