Surabaya, Delikjatim.com – Kepala Bidang Perlindungan Sosial Bencana Alam Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Ir. Moehammad Anas pagi tadi melepas para atlet jambore Tagana kontingen Jawa Timur di halaman kantor Dinas Sosial Provinsi Jatim Jln. Gayung Kebonsari No 56B Surabaya. Minggu, 28 Maret 2021.
Sebelum pelepasan para atlet dilakukan apel di halaman kantor Dinsos Provinsi Jatim yang dipimpin langsung oleh Moehammad Anas.
Dalam sambutannya ia menyampaikan terkait kategori lomba jambore tagana pada tahun ini yang bertepatan dengan masa pandemi. Menurutnya, jambore kali ini diakan secara online atau daring dan sebagian lagi secara offline.
Dilanjutkan Anas bahwa pada tahun-tahun sebelumnya jawa timur selalu menjadi juara umum, menurutnya kebiasaan juara umum ini harus diperjuangkan maksimal agar tidak beralih status pada provinsi lain.
Di hadapan para atlet terlatih yang berjumlah 14 orang Anas menanyakan apakah mereka sanggup mempertahankan posisi jawa timur sebagai juara umum,
”Pada even jambore tagana sebelumnya Jawa timur langganan sebagai juara umum, kami berharap posisi juara umum itu tetap menjadi milik jawa timur, siap ?”
”Siaaaap” serentak penuh semangat para atlet menjawabnya.
Selain 14 orang atlet terlatih, Dinas Sosial Provinsi Jatim juga memberangkatkan 6 orang tenaga pendamping dan seorang Perintis Tagana jatim guna mendukung para atlet selama mengikuti tahapan lomba, yang pada tahun ini bertempat di Pangandaran Provinsi Jawa Barat.
Dari 14 atlet yang diberangkatkan tersebut terdiri dari dua tim yaitu, tim off Rescue PPGD Vertical Rescue dan tim online untuk lomba video dapur umum (DU), Posko dan Logistik.
Dikatakan Priyo Prasojo Staf PSKBA Dinsos provinsi Jatim bahwa pihaknya dengan bekal pengalaman dan skill personal, sangat antusuias dan optimis pasukannya mampu mempertahankan gelar juara umum untuk jawa timur.
Optimisme serupa pun turut disampaikan Twi Adi Kortag jatim, menurutnya even ini bukan hal baru bagi kontingen jatim dan kami punya mental juara yang kental sekali, maka dari itu kami sangat optimis sekali dapat membawa pulang juara umum sebagaimana kebiasaan kami pada even-even jambore sebelumnya.
”Kesuksesan juga tak lepas dari dua hal ini, yaitu perjuangan dan doa, untuk itulah kami berharap kepada seluruh pihak mohon sambungan doanya agar kami dapat menyelesaikan tahapan-tahapan lomba dengan gampang dan gemilang” kata Twi.
Sebelum apel ditutup dengan pembacaan doa, pada penghujung sambutannya Anas juga menyampaikan pesan kepala Dinas Sosial kepada para atlet dan pendamping agar tetap semangat mengikuti kegiatan jambore, selalu jaga kesehatan dan tetap mentaati prokes covid-19, mengingat jarak tempuh perjalanan cukup jauh. Yang terpenting adalah jaga nama baik jawa timur, semoga juara umum tetap menjadi milik jatim, imbuhnya. (Syaiful)
Editor : Redaksi
















