Pacitan, Delikjatim.com – Menjawab adanya potensi bencana di Wilayah selatan Provinsi Jawa Timur yang riskan terhadap intimidasi bencana akbar Megatrust, Kementrian Sosial RI bentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) Putra Samudera, dengan melibatkan tiga Desa yang ada di wilayah Kecamatan Pringkuku, yaitu Desa Watukarung, Desa Candi dan Desa Darsono di Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, dengan memberdayakan masyarakat sebagai real step penanggulangan bencana yang berbasis masyarakat, Sabtu (5/6/2021).
Dibentuknya KSB berbasis kawasan di Kabupaten Pacitan bertujuan agar dapat melakukan evakuasi mandiri sebelum datang pertolongan ketika bencana berlangsung. sebab masyarakatlah yang pertama merespon apabila terjadi bencana, oleh karenanya masyarakat harus di berdayakan.
Pada kegiatan Pembentukan KSB ini melibatkan tenaga pelatih yang proporsional dan profesional dibidangnya, seperti praktisi Tagana Training Center, FK Tagana Provinsi Jawa Timur, Tagana Kabupaten Pacitan serta Tim pengarah dari Kementrian Sosial.
Selama kurun waktu 3 hari masyarakat telah dilatih, dimantapkan dan diberikan pembekalan materi, serta pelatihan simulasi kebencanaan.
Pembentukan KSB Putra Samudera dikukuhkan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab.Pacitan, Mahmud Didampingi Kepala BPBD Kabupaten Pacitan, Didi Ali, Direktur PSKBA, Safii Nasution dan Kasubdit Kesiapsiagaan Mitigasi, Iyan Kusmadiana sekaligus penyerahan Bantuan Logistik untuk lumbung sosial KSB Putra Samudera senilai 105 juta rupiah.
Disampaikan Direktur PSKBA dalam arahannya bahwa, Bencana setiap saat mengancam kita tidak ada satu kabupaten di Indonesia yang tidak rawan bencana, tinggal bagaimana kita sekarang menyiapkan evakuasi masyarakat kemana, kata Safii.
Dilanjutkan Safii, “Tadi sudah bagus orang tua dibantu, anak-anak disosialisasikan kemana harus mengevakuasi diri. itu nampaknya sederhana namun apabila dilakukan terus menerus sangat bermanfaat.
mudah-mudahan kita bisa menyelamatkan masyarakat kita, mudah-mudahan kita bisa menyelamatkan negara kita” ujarnya.
Dengan dibentuknya program Kampung Siaga Bencana berbasis kawasan diharapkan dapat meningkatkan respon masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana Megatrust seperti Gempa Bumi dan Tsunami. Melalui KSB juga diharapkan masyarakat berperan aktif dalam mengevakuasi keluarganya dan juga warga setempat menuju tempat-tempat aman yang telah dipetakan terlebih dahulu. (Syaiful)
Editor : Redaksi
















