banner 728x90

SMP Muven Gelar Vaksinasi Tahap Pertama

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Sebagai persiapan jika sewaktu-waktu Pemkot Surabaya memberikan izin untuk menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (Muven) menggelar vaksinasi tahap pertama, Senin (30/08/2021).

Kepala SMP Muven, Arief Himawan, M.Pd. mengatakan, sebanyak 444 siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 11 Surabaya mulai dari kelas VII, VIII, dan IX melakukan vaksinasi tahap pertama. Setelah vaksinasi, pihak sekolah akan memberikan pilihan kepada wali murid untuk menyelenggarakan PTM terbatas yang mana sudah mendapatkan ijin dari Pemkot, jadwal pun sudah ditata dan diatur dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

banner 336x280

“Sebenarnya pihak sekolah sudah mengajukan vaksinasi sejak lama, namun karena pihak puskesmas jadwal vaksinasi sangat padat kepada warga sehingga baru hari ini bisa dilaksanakan”, ungkap Arief.

Hal senada juga disampaikan, perwakilan EduVak RCCE Dupak, Sutikno, S.Sos., dengan adanya percepatan vaksinasi di sekolah-sekolah, diharapkan PTM terbatas bisa segera dilaksanakan. Karena kebanyakan siswa sangat antusias dengan pembelajaran tatap muka, karena merasa sangat bosan dengan pembelajaran secara daring dirumah.

“Vaksinasi ini adalah sebagai ikhtiar kita, sehingga keragu-raguan sekolah dan dinas pendidikan kota Surabaya tidak ada lagi, namun jangan lupa untuk tetap menjaga prokes dengan 5 M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumuman, dan membatasi interaksi), juga jangan takut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), jika badan terasa hangat banyak minum air putih dan istirahat yang cukup”, papar Sutikno.

Sementara itu, Anindiya Larasati salah satu siswi kelas VII E mengaku sangat senang sekali seandainya dilaksanakan pembelajaran tatap muka, karena akan bisa bertemu dengan teman-teman, dan kalau pembelajaran secara daring materinya kurang paham juga akan merasa bosan.
(Yuda).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version