banner 728x90

Banjir Tahunan di Kecamatan Arosbaya, Twi Adi:KSB Merupakan Garda Terdepan Penanggulangan Bencana

banner 468x60

Bangkalan, Delikjatim.com – Hari ke dua rangkaian pembentukan KSB di kecamatan Arosbaya Bangkalan Madura, Dinas Sosial Provinsi Jatim turunkan tenaga praktisi, Selasa (26/10/2021).

Dalam konteks ini tenaga praktisi mengemban misi memberikan materi pelatihan dasar dan simolasi penanganan bencana.

banner 336x280

Selain praktisi, melalui sumber dana APBD 1 Pemprov Jatim, Dinas Sosial provinsi Jatim juga mendukung logistik dan SDM guna memuluskan jalannya kegiatan tersebut.

Sementara itu kepada media delikjatim, Kades Tengket Rahmat Jaklik mengatakan terkait banjir yang setiap tahun melanda desanya.

“Banjir di desa kami biasanya terjadi pada akhir tahun ketika hujan turun, sekitar bulan November dan Desember” ungkapnya.

Disinggung kedalaman maksimalnya Jaklik mengatakan, tatkala hujan mengguyur deras dan cukup lama, kedalaman banjir bisa mencapai setinggi leher orang dewasa.

“Biasanya desa tetangga duluan yang kena banjir, yaitu desa Buduran, baru meluber ke Desa saya” imbuhnya dengan polos.

Masih Jaklik, saya berharap KSB ini nantinya dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal dan profesional.

Sebagai Kepala Desa Tengket, saya siap mendukung dan membantu apa yang dibutuhkan KSB ini demi masyarakat saya, setidaknya dapat meminimalkan dampak yang akan ditimbulkan, tutup Jaklik meyakinkan.

Pada kesempatan itu pula, Twi Adi pada pemaparan materi perdananya menjelaskan bahwa terkait KSB, sebagaimana diatur dalam PERMENSOS Nomer 128 Tahun 2011, secara umum mempunyai tiga poin dalam penanggulangan bencana yaitu, pra bencana saat bencana dan pasca bencana.

Peserta latihan ini mencakup keterwakilan dua desa yang rawan bencana banjir, yakni desa Buduran dan desa Tengket, dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang.

Selain itu Twi Adi juga menerangkan secara detail peran masing-masing tim dalam proses penanganan ketika bencana banjir terjadi.

“Jadi di KSB itu ada beberapa tim yang masing-masing memiliki tugas yang berbeda, yaitu tim Posko DU Logistik Evakuasi dan tim Shelter” tutur praktisi yang biasa disapa Twi ini.

Usai memberikan materi dengan tuntas lugas dan tegas, Twi Adi mengarahkan para peserta ke lokasi yang akan ditempati apel pengukuhan dan simulasi.

“Mereka sangat bersemangat dan respon sekali terhadap materi yang disampaikan, hal itu terlihat ketika pada sesi presentasi dan tanya jawab antar tim” ucapnya.

“Semoga semangat ini tetap mereka kantongi secara berkelanjutan, sehingga apa yang diharapkan semua pihak terkait banjir di kecamatan Arosbaya ini dapat tertanggulangi dengan baik” kata Twi diakhir wawancaranya. (Syaiful).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version