Sampang, Delikjaim.com – Empat desa di kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang dilanda banjir pasca hujan deras berintensitas tinggi sejak kamis malam hingga jumat (3 Desember 2021).
Camat Jrengik Sunarto mengatakan, banjir disebabkan meluapnya air sungai Nyiburan, akibatnya, empat desa mengalami banjir.
Mengetahui hal ini, Dinas Sosial kabupaten Sampang menerjunkan personil Tagana ke lokasi guna melakukan assesment dan pendataan. Hasilnya, empat desa dinyatakan terdampak, yaitu desa Taman, Majangan, Panyepen dan desa Margantoko.
Di konfirmasi pihak media, Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Kabupaten Sampang Erwin Elmi Syahrial, ST.MT menyatakan, laporan hasil assesment Tagana di lapangan mendapati beberapa wilayah terdampak cukup parah.
“Diantaranya Dusun Gandih Desa Margantoko dan Dusun Nyiburan desa Panyepen” tutur Erwin.
Adapun pemicu terjadinya banjir, lanjut Erwin, karena terbatasnya kapasitas daya tampung sungai Nyiburan yang kemudian meluber ke jalan raya dan rumah warga” pungkasnya.
Jalur utama Bangkalan – Sampang mengalami sedikit hambatan, sebagian pengguna jalan terutama kendaraan roda dua berinisiatif putar balik karena kwatir terhadap derasnya arus banjir.
Guna membantu warga terdampak banjir, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Sampang, BPBD Kabupaten Sampang, kepala desa dan pihak terkait lainnya turun lokasi. Selain melakukan tinjauan secara langsung kondisi warga terdampak, juga memberikan bantuan tanggap darurat berupa nasi bungkus dan makanan siap saji.
Sementara itu, Mulyadi Koordinator Tagana Kabupaten Sampang mengatakan, pemberian nasi bungkus diprioritaskan pada warga yang terdampak banjir dalam status cukup.
“kami bersama tim relawan telusuri rumah warga yang terdampak cukup parah, yang kami prioritaskan untuk diberikan bantuan kebutuhan dasarnya” kata Mulyadi.
Untuk kawasan pinggir sungai belum bisa kami sentuh secara keseluruhan, karena arus banjir yang sangat kuat dan tidak memungkinkan tuk dipaksakan, lanjut pemuda nomer satu di satuan tugas Tagana Sampang tersebut.
“Kami upayakan semaksimal mungkin semua warga terdampak bisa terlayani” tegas Mulyadi.
Sejumlah pihak yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut diantaranya KSB Trunojoyo Sampang, Pelopor Perdamaian Kabupaten Sampang, TRC BPBD kabupaten Sampang, anggota Polsek dan Koramil Kecamatan Jrengik. (Syai).
Editor : Redaksi
















