banner 728x90

Kurangi Resiko Bencana, Tagana Kota Batu Gandeng Jejaring Gelar Reboisasi

banner 468x60

Batu, Delikjatim.com – Satuan Tugas Taruna siaga bencana Kota Batu merilis kegiatan Reboisasi hutan di kawasan Perhutani petak 54 KPH Singgodari
Desa Sumber gondo kecamatan Bumiaji Koat Batu, dengan metode penanaman ribuan bibit pohon produktif.

banner 336x280

Kegiatan Penghijauan hutan (Reboisasi) tersebut mereka gelar pada Minggu, 19 Desember 2021, sedari pukul 07.00 wib hingga selesai, yang melibatkan Tagana Batu, Pejuang muda Batu, PKH Batu, Perhutani, LMDH Sumber gondo, Smong tani Fondisien serta komunitas Jaguar.

Koordinator Tagana Kota Batu Simon Purwo Ali menyampaikan, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai upaya mempertahankan keutuhan hutan serta kelestariannya, namun sekaligus sebagai edukasi kepada para petani Pesanggem agar tidak monoton pada giat pertaniannya.

“Jadi tidak hanya menanam sayur-mayur, akan tetapi juga penting untuk dikombinasikan dengan penanaman pohon jenis buah (Pohon produktif), agar supaya resapan air hujan dapat berfungsi secara maksimal, serta mengurangi resiko banjir,” demikian dikatakan koordinator tagana yang familier dengan sapaan Simon tersebut.

Lebih lanjut Simon menerangkan, Sumber bibit pohon yang mereka tanam sebagian bersumber dari ATF dan selebihnya dari Taman Siaga Bencana yang dimiliki Tagana Kota Batu.

Pohon tegakan berjenis buah buahan sangatlah penting guna mengurangi resiko banjir dan longsor. Karenanya, kegiatan penghijauan hutan mereka lakoni dengan imbuhan edukasi kepada para petani dan mengajak menjalin koordinasi dalam kontek tersebut.

“Ini termasuk rangkaian kegiatan Tagana Teman Masyarakat (TTM), tentunya hal ini kami lakukan agar mindset petani berubah step by step,” terang Simon.

Karena lahan yang mereka garap adalah lahan perhutani, maka di samping untuk penahan longsor juga berguna menambah daya penyerapan air, dan buahnya dapat di panen, disini mamfa’at besarnya yang sampai pada mereka, jadi merek nantinya tidak hanya menanam sayuran saja, jelas Simon detail di akhir wawancaranya. (Syaiful).

Editor – Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version