Surabaya, Delikjatim.com – Menjelang akhir tahun 2021, Indonesia menghadapi ujian bencana alam yang datang silih berganti mulai banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, dan sebagainya yang tentunya menimbulkan kerusakan, kerugian material bahkan korban jiwa.
Ketika dikonfirmasi wartawan Delikjatim.com, Selasa (21/12/2021), Kepala Panti Asuhan KH Achmad Dahlan, Slamet Supriyadi menjelaskan bencana alam yang menimbulkan kerugian, kerusakan, bahkan korban jiwa mendapat simpati yang sangat luar biasa dari masyarakat Indonesia. Bantuan pangan, obat obatan dan sebagainya terus mengalir.

“Salah satu bagian penting dari penganggulan bencana adalah turunnya para relawan kemanusiaan yang berjibaku menolong korban bencana alam. Selain memiliki tugas yang sangat berat dalam membantu korban bencana, para relawan juga dihadapkan pada tantangan kondisi alam atau tempat bencana yang masih labil dan dapat mengancam keselamatan jiwa para relawan di medan tugas,” papar Slamet.
Masih dengan Slamet, mengingat tugas yang berat, bahkan para relawan juga harus mempertaruhkan nyawa, maka para santri panti asuhan KH Achmad Dahlan dengan dibimbing para ustadz melaksanakan do’a bersama untuk kesehatan dan keselamatan para relawan kemanusiaan yang tengah bertugas.
“Kami berharap dan yakin dengan do’a-do’a para anak yatim piatu, juga dhuafa, Allah SWT. senantiasa memberikan kesabaran, kesehatan, dan keselamatan yang mana nantinya bisa kembali kekeluarga masing-masing yang telah menunggu dirumah, In Syaa Allah dapat menjadi amal sholeh bagi mereka.” tutup Slamet. (Yuda).
Editor : Redaksi
















