Kediri, Delikjatim.com – Dalam upayanya mewujudkan TRANTIBUMLINMAS dan Kampung Pancasila, Pihak Kelurahan Burengan hadirkan Satuan Taruna Siaga Bencana Kota Kediri guna memberikan bimbingan dan uji lapangan Peningkatkan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (SATLINMAS), di Gedung Serba Guna Kelurahan Burengan Kota Kediri, pada Sabtu pagi (19/03/2022).
Kegiatan ini diawali dengan apel bersama di halaman gedung serbaguna pada pukul 08.00 Wib, yang dihadiri oleh Lurah Burengan, Kasie Trantipmas, Tagana Kota Kediri, Babinsa Burengan, Babinkamtibmas dan Linmas Burengan.
Dalam keterangannya disampaikan pihak Tagana Bambang Rihadi, ada dua Sesi kegiata yang dilakuka pada kesempatan itu.
“Sesi pertama adalah sambutan sekaligus pembuka kegiatan, yang disambung dengan penyampaian materi bimbingan teknis yang bersifat teori di gedung serbaguna Kelurahan Burengan. Dan sesi berikutnya yaitu praktek, dimana pada sesi ini kami dipercaya memberikan uji lapangan terkait pertolongan terhadap laka air. Uji lapngan ini mengambil lokasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kresek di wilayah Kelurahan Burengan” Diterangkan Bambang kepada tim media usai kegiatan, Sabtu (19/03/2022).
Selain peningkatan kapasitas, kegiatan tesebut dilakukan juga mengandung tujuan lain. Sebagaimana disampaikan Bamang ketika dihubungi tim media melalui sambungan telephone sellulernya.
“Kegiatan juga bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kedisiplinan kinerja satlinmas di kelurahan Burengan, dalam menghadapi ancaman bencana banjir di wilayah Burengan Kota Kediri ini” tegasnya.
Ia juga menyampaikan cuplikan sambutan Lurah setempat Adi Sutrisno.
Dikatakan Bambang, dalam sambutannya Lurah Burengan mengatakan, hal ini dilakukan dalam rangka persiapan kampung Pancasila dan lomba kelurahan.
“Oleh karena itu, kami mohon partisipasinya kepada Satlinmas, Tagana, serta dukungan Pemerintah Kota Kediri, dengan ini diharapkan Kelurahan kita selalu siap menghadapi bencana alam dan bencana sosial di wilayah Kita. Demikian yang sempat saya tangkap dari Pak Lurah tadi” ucap Bambang.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, bahwa kala itu pihaknya turut memberikan pengarahan terkait pertolongan pertama pada korban tenggelam dan hanyut, serta seleksi kesehatan mental peserta yang di kwatirkan punya riwayat penyakit yang tidak memungkinkan untuk ikut serta, sebelum dilakukan uji lapangan secara langsung.
“Dalam hal ini kami tagana Kota Kediri di dampingi oleh Babinkantipmas dan Babinsa Kelurahan Burengan” tutupnya.

















